Berita Pendidikan Hari Ini

PTM Tetap Bergulir di Tengah Lonjakan Covid-19, Forpi Kota Yogya Minta Sekolah Disiplin Aturan

Pihak sekolah diminta disiplin mematuhi aturan terkait kebijakan Pembelajaran Tatap Muka ( PTM ) di tengah situasi peningkatan kasus Covid-19 . 

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM
Anggota Forpi Kota Yogyakarta, Baharuddin Kamba. 

TRIBUNJOGJA.COM - Forum Pemantau Independen ( Forpi ) Kota Yogyakarta mengingatkan pada pihak sekolah supaya disiplin mematuhi aturan terkait kebijakan Pembelajaran Tatap Muka ( PTM ) di tengah situasi peningkatan kasus Covid-19

Anggota Forpi Kota Yogyakarta , Baharuddin Kamba, berujar, pernyataan Wali Kota Haryadi Suyuti tempo hari sudah begitu tegas, dimana sekolah wajib menghentikan PTM jikalau ada warganya, baik guru atau murid, yang terpapar corona. 

"Makanya, kami berharap pemangku kebijakan di lingkungan sekolah tunduk pada aturan yang ada. Jangan ngeyel, tetap nekat PTM meski terbatas ya, padahal di sekolah ada yang tertular Covid-19 ," terang Kamba, Minggu (20/2/2022). 

Selain itu, ucapnya, pihak sekolah juga wajib menjalankan rekomendasi dari Satgas dan Puskesmas di wilayahnya.

Baca juga: Disdik Kota Yogya Minta Sekolah Hentikan PTM Jika Ada Temuan Kasus Covid-19

Jika rekomendasi meminta sekolah menutup dan menghentikan aktivitas pembelajarannya, maka harus dilaksanakan. 

"Sekolah tidak boleh itu, menutup-nutupi (temuan kasus di lingkungannya). Dalam situasi seperti ini, pihak sekolah harus mengedepankan transparansi," tegas Kamba. 

Karenanya, ia meminta pada Dinas Pendidikan (Disdik), agar memberikan sanksi tegas bagi sekolah yang melanggar aturan.

Sanksi ini, bisa diberikan mulai dari ringan hingga berat, sesuai pelanggaran. 

"Misalnya, diberikan teguran secara tertulis, hingga yang paling berat itu, pemecatan untuk pemangku kebijakan di sekolah negeri, serta pencabutan izin operasional untuk sekolah swasta yang beroperasi di kota," cetusnya. 

"Kemudian, evaluasi secara menyeluruh dan tuntas terkait dengan PTM di tengah lonjakan kasus Covid-19 ini harus dilaksanakan oleh Disdik," lanjut Kamba. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved