Pelaku Keributan di Jembatan Kewek Jogja Kedapatan Bawa Sajam, Polisi Dalami Motif dan Perkaranya

Polresta Yogyakarta mengamankan sejumlah remaja yang diduga terlibat aksi kejahatan jalanan Minggu (20/2/2022) dini hari.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Muhammad Fatoni
Wartakotalive.com
Ilustrasi geng motor 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Jajaran kepolisian dari Polresta Yogyakarta mengamankan sejumlah remaja yang diduga terlibat aksi kejahatan jalanan, Minggu (20/2/2022) dini hari.

Sejumlah senjata tajam (sajam) jenis celurit dan parang diamankan petugas dalam insiden yang terjadi di sekitar Jembatan Kewek (Kleringan) tersebut. 

Informasi yang dihimpun, penangkapan terhadap remaja yang terlibat aksi kejahatan jalanan itu dilakukan di Gowongan, Jetis tepatnya sebelah barat jembatan Kleringan. 

Terduga pelaku yang diamankan merupakan remaja belasan tahun dan lebih dari satu orang. 

Selain mengamankan senjata tajam, polisi juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi mata yang berada di lokasi kejadian. 

Insiden penangkapan dan pengamanan sejumlah sajam itu juga menyita perhatian warga dan pengendara di lokasi itu. 

Polisi yang kebetulan melintas saat berpatroli dalam rangka kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD), kemudian membawa para pelaku berikut barang buktinya ke kantor polisi. 

"Saat ini masih proses penyelidikan, kami juga masih mendalami motif dan detail perkaranya," singkat Kapolsek Jetis, AKP Wahyu Heru Susapto, saat dihubungi pada Minggu (20/2/2022). 

Terpisah, Ketua RW 13, Gowongan, Otto H membenarkan penangkapan sejumlah pemuda tersebut di wilayahnya. 

Kejadian itu disebutnya berada di atas perkampungan warga. 

Sejumlah masyarakat dan pengendara yang melintas memang sempat berkerumun saat proses penangkapan oleh polisi. 

Hanya saja, ia menyebut bahwa tempat kejadian perkara (TKP) dari dugaan kasus kejahatan jalanan itu dimungkinkan bukan berada di wilayah Jetis atau kelurahan Gowongan. 

"Lokasi penangkapannya di atas perkampungan, tepatnya di Jalan Kleringan. Namun, sepertinya TKP bukan di Gowongan. Kebetulan itu kan jalan umum juga," kata Otto. 

Kepala Seksi Humas Polresta Yogya, AKP Timbul Sasana Raharja, menyebut insiden tersebut tengah dikembangkan oleh kepolisian dan sepenuhnya jadi kewenangan Polsek Jetis. 

"Petugas Polresta hanya back up saja kemarin malam, namun sudah diserahkan ke Polsek Jetis,," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved