Kokohkan Nasionalisme Generasi Muda, Bupati Bantul Adakan Penguatan Ideologi Pancasila

Bupati Bantul ajak generasi muda memperkuat nasionalisme lewat kegiatan Penguatan Ideologi Pancasila bagi Pemuda, Kamis (17/2/2022).

DOK. Humas Pemkab Bantul
Dokumentasi acara Penguatan Ideologi Pancasila bagi Pemuda di Bantul, Kamis (17/2/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM – Rasa cinta generasi muda terhadap bangsa dan negara Indonesia semakin memudar seiring dengan perkembangan jaman pada era globalisasi.

Hal tersebut ditandai dengan maraknya perubahan gaya hidup anak muda yang banyak mengadaptasi budaya negara barat, datangnya budaya asing yang digandrungi anak muda, serta menurunnya tingkat kesopanan dan etika di dunia maya maupun dunia nyata.

Untuk mencegah pudarnya nasionalisme dan ideologi di kalangan generasi muda, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih bersama jajaran Dinas Pemuda dan Kabupaten (Pemkab) Bantul menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Penguatan Ideologi Pancasila bagi Pemuda”, Kamis (17/2/2022).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh ratusan pemuda dari berbagai komunitas kepemudaan Kabupaten Bantul, pesantren, dan gerakan pemuda Ansor Muhammadiyah.

Mereka berasal dari wilayah Kecamatan Jetis, Imogiri, Pundong, Kretek dan Dlingo.

Baca juga: Buka Pameran Fotografi “Migration” di Tembi, Bupati Abdul: Bantul Gudangnya Seniman

Dalam acara tersebut, Bupati Abdul mengajak ratusan pemuda yang hadir untuk aktif mengamalkan dan memaknai nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Ia meminta agar generasi muda, khususnya di Kabupaten Bantul, dapat mengamalkan Pancasila untuk mewujudkan Bantul yang maju, makmur, dan beradab.

“Pancasila terbukti (mampu) menyatukan Bangsa Indonesia yang Berbineka Tunggal Ika,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun Jogja, Jumat (18/2/2022).

"Bangsa Indonesia memiliki keberagaman suku, karakter, dan keyakinan. Betapa sulitnya menyatukan lebih dari 270 juta jiwa (penduduk) Indonesia yang beragam agama dan budayanya,” tuturnya.

Baca juga: Bupati Bantul Ingatkan Masyarakat Pentingnya Kesejahteraan Hidup Anak Yatim

Ia berharap, dengan mengedepankan ideologi Bangsa Indonesia, para generasi muda mampu menjadi penerus yang memahami, menerapkan, dan mengamalkan Pancasila untuk kehidupan yang lebih baik.

Pada kesempatan sama, salah satu pemuda dari Komunitas Santri Ndhalan, Jack Ndarot, yang hadir dalam acara itu mengaku mendapatkan manfaat dari kegiatan yang digalakkan Pemkab Bantul tersebut.

“Pancasila harus dipahami dan diaplikasikan dalam hidup sehari-hari agar tercipta tujuan negara yang makmur,” katanya.

Jack Ndarot menilai, sebagai pemuda dari Kabupaten Bantul sekaligus warga negara Indonesia, generasi muda mutlak mengamalkan Pancasila.

Ia bercerita, Komunitas Santri Ndhalan telah mengamalkan Pencasila melalui aksi nyata, yaitu sosialisasi kegiatan kepemudaan untuk membahas masalah sosial, keamanan, dan kemanusiaan. Sosialisasi ini diadakan di setiap dusun.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved