Pilpres 2024

Pilpres 2024 Masih Dua Tahun Lagi, Pengamat Politik Unhas: Perjalanannya Masih Panjang

Seperti diketahui, Partai Golkar secara resmi telah mencalonkan Airlangga Hartarto sebagai capres pada Pilpres 2024.

Penulis: Hanif Suryo | Editor: Yoseph Hary W
www.partaigolkar.com
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto 

TRIBUNJOGJA.COM- Pengamat politik Universitas Hasanuddin Makassar, Sukri menilai popularitas Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga sedang naik daun alias terus meningkat. Wajar jika survei Indonesia Network Election Survey (INES) dan sejumlah lembaga survei mengunggulkan Menko Perekonomian ini menempati urutan pertama calon presiden pada Pilpres 2024.

Wakil Dekan Fisipol Unhas ini memprediksi jika meteorologi survei benar, tidak menutup kemungkinan jika hasil survei itu menambah optimisme karena akurasi data bisa dipertanggungjawabkan.

Terkait kesimpulan survei INES Pilpres bisa hanya satu putaran jika Airlangga disandingkan dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, dia mengamini karena kedua tokoh popularitasnya lagi sama sama naik daun, dan berpotensi menjadi pendulang suara.

Akan tetapi Sukri mengingatkan, Pilpres akan digelar dua tahun lagi sehingga masih panjang perjalanannya.

"Dalam kurun waktu itu pihak lain atau rival-nya tentu juga akan berusaha memenangkan kontestasi," ujar Sukri dalam keterangannya, Jumat (17/2/2022).

Belum lagi, lanjut Sukri, masih menunggu izin dari partai masing masing untuk bisa maju di pilpres. Masih panjang perjalanan, namun dari peluang sangat terbuka karena kedua parpol adalah pemenang pemilu.

Seperti diketahui, Partai Golkar secara resmi telah mencalonkan Airlangga Hartarto sebagai capres pada Pilpres 2024. Namun PDIP masih belum memutuskan siapa capres yang bakal diusung, apakah Puan Maharani atau Ganjar Pranowo.

Namun menurutnya, Ketua Umum Megawati Soekarnoputri sangat realistis dengan cara mencermati elektabilitas masing masing kandidat. Dalam berbagai survei, popularitas Puan Maharani masih di bawah Ganjar.

Hasil survei INES menyebutkan, elektabilitas capres terhadap 2058 responden dengan simulasi pertanyaan terbuka /on the spot pada respondens tokoh yang akan dipilih jika pilpres digelar hari ini, hasilnya Airlangga Hartarto paling banyak dipilih 10,7 persen dan Ganjar Pranowo 9,7 persen, Prabowo Subianto 9,1 persen, disusul Moeldoko (5,1 persen), Ridwan Kamil (4,8 persen), Gatot Nurmantyo (4,3 persen), Anies Baswedan (4,1 persen), Muhaimin Iskandar (2,7 persen), Puan Maharani (2,6 persen) dan Sandiaga Uno (2,4 persen).

Lalu Khofifah Indar Parawansa (2,4 persen) Berikutnya Agus Harimurti Yudhoyono (2,2 persen), Tri Rismaharini (1,3 persen), dan Erick Thohir (1,1 persen). Lalu, Mahfud MD (1,0 persen),dan yang tidak memilih atau menjawab pertanyaan tersebut sebanyak 36,9 persen. (TRIBUNJOGJA.COM/ HAN)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved