Sidebar

Kabar Terbaru Selter Isolasi Terpusat Pasien Covid-19 di Kota Jogja

elter isolasi terpusat (isoter) di Tower I Rusunawa Bener, Tegalrejo, Kota Yogyakarta, dilaporkan penuh terisi pasien Covid-19.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Tribunjogja/ Christi Mahatma Wardhani
Suasana shelter Rusunawa Bener, Kota Yogyakarta. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Selter isolasi terpusat (isoter) di Tower I Rusunawa Bener, Tegalrejo, Kota Yogyakarta , dilaporkan penuh terisi pasien Covid-19, artinya, Selter di Rusunawa Gemawang bakal dioperasikan kembali.

Kasi Pelayanan Kesehatan Rujukan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Okto Heru Santosa, mengatakan, 42 unit yang tersedia di Tower I seluruhnya terisi pasien. Meski terdapat dua bed di setiap unit, pihaknya tak bisa mengoperasikan secara menyeluruh.

"Sekarang full tiap unit terisi. Karena isinya kan 42 unit, di setiap unit ada dua bed. Kapasitas terlaporkan tetap 84 bed, tapi keterisiannya kami saring, tidak semua unit bisa diisi berbarengan soalnya," katanya, Kamis (17/2).

Okto menuturkan, gelagat lonjakan pasien mulai terasa sejak Jumat (11/2). Namun, hanya berselang dua hari, kuota tersedia lagi dua unit. Kemudian pekan ini, seiring peningkatan kasus Covid-19 yang makin signifikan, selter kembali penuh.

Dijelaskannya, dua bed dalam satu unit bisa dimanfaatkan ketika penghuninya memiliki hubungan keluarga, atau rekan satu kantor, asrama, maupun kampung. Dalam artian, ada jejak relasi yang sudah terjalin sebelumnya.

"Jadi, meskipun kami sounding full, tidak pernah sampai 84 keterisiannya. Tapi, karena keterbatasan, sekarang mulai kita coba menyatukan dua pasien di satu unit, dengan syarat tanggal (saat tes) PCR sama," ucap Okto.

"Memang cukup susah juga. Misalnya, hari ini masuk lima pasien baru. Bisa jadi, hasil lab kelima pasien itu berbeda tanggal, sehingga harus terpisah-pisah," lanjutnya.

Menurut Okto, Pemkot Yogyakarta tengah mengupayakan agar Selter Rusunawa Gemawang yang sudah dinonaktifkan sejak November 2021 lalu, bisa dioperasikan kembali.

Hal itu dilakukan, sembari menunggu kesiapan Tower II Rusunawa Bener yang sedang ditata.

"Bangunan sebenarnya sudah siap. Tapi, beberapa sarana, perlengkapan kamar, belum ada. Kalau bangunannya, itu kan sudah ready. Untuk antisipasi, selama persiapan Tower II, Gemawang dioperasionalkan lagi," katanya.

Akan tetapi, persiapan Selter Rusunawa Gemawang kini mengalami kendala keruhnya aliran air, sehingga pihaknya harus berkoordinasi dengan Dinas PUPKP untuk perbaikan. Ia berharap, pembenahan itu tidak membutuhkan waktu lama, sehingga selter bisa segera menampung pasien.

"Sekarang tim dari PU dan UPT Rusunawa sedang berusaha memulihkannya dulu. Jadi, belum ditempati (pasien) karena menunggu pemulihan kualitas airnya," pungkas Okto.

Sisa 32 bed


Jumlah pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di dua selter isoter milik Pemkab Sleman terus bertambah.

Dari ratusan bed yang disediakan, di selter Asrama Haji dan Rusunawa Gemawang saat ini tinggal tersisa 32 bed saja.

"Laporan update pasien isoter, Kamis, 17 Februari 2022, pukul 12.00 WIB, jumlah 206 orang pasien, sisa bed 32," jelas Petugas Penanggung Jawab Isoter Sleman, Makwan, Kamis siang.

Makwan yang juga Kepala Pelaksana BPBD Sleman ini merinci, di selter Asrama Haji, dari 137 bed yang tersedia saat ini telah terisi 123 pasien.

Sisa 14 bed. Sementara, di Selter Rusunawa Gemawang, saat ini telah terisi 83 pasien dari kapasitas yang tersedia sebanyak 101 bed. Artinya masih tersisa 18 bed.

"Semoga mandali (aman terkendali), tidak ada penularan," harapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Cahya Purnama, mengatakan selter isolasi yang dalam waktu dekat akan segera kembali dibuka adalah Selter Rusunawa UII berkapasitas sekitar 69 bed.

"Saat ini sudah siap di UII. Ke depan, akan kami buka," kata dia.

Selain itu, selter di beberapa institusi kampus juga sedang disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan pasien covid-19 dari sivitas academica.

Satu di antaranya di Universitas Gadjah Mada (UGM). Bahkan di Unisa Yogyakarta, selter isolasi telah diaktifkan sejak Senin (14/2) lalu.

Selain di kampus, Cahya menyampaikan, selter di kalurahan maupun kapanewon juga dipersiapkan. Namun, saat ini belum menjadi prioritas.

Sebab, untuk operasional selter kalurahan membutuhkan sumber daya manusia (SDM) dalam jumlah yang cukup banyak.

Pihaknya mengaku sementara ini fokus terlebih dahulu untuk mencukupi selter di tingkat kabupaten. Jika penuh, maka selter kalurahan segera disiapkan.

Klaster keluarga

Penularan virus corona pada lingkup keluarga di Kulon Progo meningkat cukup signifikan. Satgas Covid-19 mengidentifikasi 95 klaster keluarga sejak awal 2022.

Terdiri dari 6 klaster di Januari dan 89 klaster pada Februari ini.

"Klaster keluarga ini (biasanya) dimulai dari salah satu anggota keluarga yang terpapar Covid-19. Bisa karena kontak dengan tamu, teman kantor, dan sekolah,” urai Baning Rahayujati, Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kulon Progo, Kamis (17/2/2022).

Identifikasi kasus Februari 2022 mayoritas didapatkan dari kontak erat sebanyak 47 persen. Kemudian kasus suspek atau orang yang sakit bergejala datang ke fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) 35 persen. Sisanya dari hasil skrining.

"Jadi kontak erat ini mayoritas berada di keluarga. Satu keluarga bisa menularkan ke 3-5 orang," ucapnya.

Di sisi lain, ada empat bayi berusia di bawah 1 tahun dan 30 balita yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kulon Progo. Jumlah tersebut terhitung sejak awal Januari 2022.

Namun demikian, kondisi bayi dan balita yang terpapar Covid-19 mayoritas bergejala ringan, bahkan termasuk orang tanpa gejala (OTG). Sehingga mereka menjalani isoman di rumah masing-masing.

Padahal, Satgas Covid-19 mengaku kesulitan melakukan pengawasan pasien saat menjalani isoman di dalam rumah.

Untuk mengantisipasi penularan, Satgas Covid-19 mengimbau agar tetap menjaga prokes. Bagi kalangan dewasa agar segera mendaftarkan diri mengikuti vaksinasi.

"Jadi kalau tertular, daya tularnya lebih rendah. Kemudian bayi dan balita jangan dibawa ke tempat yang menjadi sumber penularan Covid-19," pesan Baning. (aka/rif/scp)

Baca Tribun Jogja edisi Jumat 18 Februari 2022 halaman 01

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved