Feature

Menengok Bengkel Andong Mbah Manto, Satu-satunya yang Tersisa di Salam Magelang

GEMPURAN modernisasi dan perkembangan moda transportasi yang cepat, membuat andong sebagai alat transportasi tradisional itu, semakin ditinggalkan.

Tribunjogja/Nanda Sagita Ginting
BENGKEL - Mbah Manto kala ditemui di bengkelnya di Karangtalun, Gulon, Salam, Kabupaten Magelang, Selasa (8/2/2022) lalu. 

Tribunjogja.com - Mbah Manto (65) warga Dusun Karangtalun, Desa Gulon, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, menjadi satu di antara beberapa pemilik bengkel andong yang masih tersisa di wilayah Magelang. Sudah 43 tahun lamanya, Mbah Manto bertahan menyediakan jasa perbaikan dan perawatan andong.

Gempuran modernisasi dan perkembangan moda transportasi yang cepat, membuat andong sebagai alat transportasi tradisional yang ditarik oleh kuda itu, semakin ditinggalkan.

Namun demikian, hal ini tak menyurutkan semangat Mbah Manto untuk tetap hadir bagi para kusir yang membutuhkan jasanya.

"Sekarang bengkel andong di Magelang hanya ada di daerah Borobudur karena tempat wisata, kemudian punya saya ini. Sedangkan yang lainnya kebanyakan sudah tutup atau tidak beroperasi lagi, karena pengguna jasanya semakin hari semakin sedikit," ujarnya kepada Tribun Jogja, beberapa waktu lalu.

Adapun keahliannya dalam memperbaiki andong didapatkannya secara autodidak.

Berawal dari bekerja menjadi seorang kusir andong. Dia menjadi kusir andong di Pasar Muntilan, Kabupaten Magelang ketika usianya menginjak 22 tahun.

"Saat itu roda (andong) mengalami kerusakan, terus saya bongkar sendiri. Tetapi sama bapak enggak boleh, tetap nekat (perbaiki). Alhamdulillah setelah saya perbaiki ternyata bisa dipakai untuk bekerja lagi," terangnya.

Dari situ, kemudian banyak teman-temannya sesama kusir datang bergantian untuk meminta diperbaiki andongnya yang rusak.

Bahkan, kabar dirinya bisa memperbaiki andong masa itu pun tersebar sampai Muntilan, Salaman, dan Magelang.

Bahkan, hingga Parakan (Temanggung), Godean (Jogja) maupun wilayah Yogyakarta lainnya. Andong-andong yang rusak dibawa menuju rumahnya untuk diperbaiki.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved