Jawa

LBH Yogyakarta Sebut Status 3 Warga Wadas yang Diamankan Naik ke Penyidikan

Polisi telah menaikkan status perkara ke penyidikan untuk tiga orang yang diamankan terkait konflik di Desa Wadas , Bener, Purworejo.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
Pixabay.com / succo
Ilustrasi hukum 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dampak kericuhan antara warga Desa Wadas , Bener, Kabupaten Purworejo dengan aparat penegak hukum mengakibatkan tiga orang yang terlibat harus berurusan dengan penyidik kepolisian.

Divisi Penelitian LBH Yogyakarta Era Harivah menjelaskan, polisi telah menaikkan status perkara ke penyidikan untuk tiga orang yang diamankan terkait konflik di Desa Wadas , Bener, Purworejo.

Era mengatakan, hingga siang tadi sudah ada 60 orang lebih yang dibawa ke Mapolres Purworejo sejak pengepungan Desa Wadas oleh ratusan anggota kepolisian, Selasa (8/2/2022) kemarin.

"Sampai siang hari ini sudah ada sekitar 60an lebih orang yang itu masih berada di Polres Purworejo dan sampai hari ini, saat ini itu belum ada kepastian kapan kawan-kawan kami yang itu masih di kantor polisi akan dikeluarkan," kata Era di depan Mapolda DIY , Sleman dalam aksi solidaritas untuk Desa Wadas , Rabu (9/2/2022) siang.

"Bahkan hari ini ada tiga orang yang itu statusnya naik ke dalam tahap penyidikan," sambung dia.

Baca juga: Puluhan Massa Berunjuk Rasa di Mapolda DIY, Desak Aparat Segera Angkat Kaki dari Wadas

Era merinci, dari ketiga orang tersebut semuanya merupakan warga Desa Wadas .

Mereka diamankan oleh kepolisian setempat kemarin.

"Satu orang itu ditangkap pada saat sedang sarapan, satu orang ditangkap saat sedang berada di rumah dan satu orang lagi ditangkap saat sedang berziarah di makam," urainya.

Dia menambahkan, rekannya sesama aktivis dan anggota kelompok solidaritas peduli Warga Wadas juga ikut diamankan polisi.

"Ada beberapa tapi kita belum berhasil identifikasi, tapi menurut teman-teman yang hari ini di Polres Purworejo itu memang ada beberapa orang yang bukan warga dan itu dari teman-teman solidaritas. Tapi kita belum bisa memastikan untuk jumlahnya berapa dan solidaritas dari mana aja," pungkasnya.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved