Tim KPKC Beri Pelatihan Pembuatan Sabun Berbahan Dasar Eco Enzym

Eco Enzym adalah hasil dari fermentasi limbah dapur organik, gula (gula coklat, gula merah atau gula tebu), dan air dengan perbandingan 3 : 1 : 10

Tayang:
Ist
Tim KPKC Beri Pelatihan Pembuatan Sabun Berbahan Dasar Eco Enzym 

TRIBUNJOGJA.COM - Dalam rangka memperingati Hari Sampah Nasional Tahun 2022 pada bulan Februari mendatang, Yayasan Tarakanita Wilayah Yogyakarta yaitu Tim KPKC (Keadilan Perdamaian Keutuhan Ciptaan) menyelenggarakan serangkaian kegiatan salah satunya dalam bentuk kegiatan pengabdian masyarakat yaitu edukasi pembuatan sabun berbahan dasar Eco Enzym bagi ibu-ibu kelompok Dasa Wisma Kali Code. Rabu (26/1/2022).

Kegiatan tersebut bertujuan memberi edukasi bagi masyarakat tentang salah satu manfaat dari Eco Enzym.

Eco Enzym menjadi salah satu bentuk pengelolaan sampah oganik yang dapat dibuat di rumah,  oleh siapapun dan menghasilkan produk ramah lingkungan. Pembuatannya hanya membutuhkan air, gula sebagai sumber karbon, serta sampah organik kulit sayur dan buah.

Eco Enzym adalah hasil dari fermentasi limbah dapur organik, gula (gula coklat, gula merah atau gula tebu), dan air dengan perbandingan 3 : 1 : 10.

Tim KPKC Beri Pelatihan Pembuatan Sabun Berbahan Dasar Eco Enzym
Tim KPKC Beri Pelatihan Pembuatan Sabun Berbahan Dasar Eco Enzym (Ist)

Pada dasarnya, Eco Enzym mempercepat reaksi bio-kimia di alam untuk menghasilkan enzim yang berguna dalam pemanfaatan sampah buah atau sayuran. Enzim dari “sampah” ini adalah salah satu cara manajemen sampah yang memanfaatkan sisa-sisa dapur untuk menghasilkan cairan yang bermanfaat. 

Pelatihan dilaksanakan pukul 13.00 WIB s.d. 15.00 WIB diikuti oleh 12 peserta yang merupakan Ibu-Ibu Dasa Wisma RT 01 RW 01 Kali Code Kelurahan Kota Baru.

Narasumber pelatihan adalah Ibu D. Tanti Sudibyo yang merupakan alumni SMA Stella Duce 1 angkatan tahun 1986. Beliau merupakan pegiat Eco Enzym secara khusus dalam pembuatan sabun.

Bahan lain yang dibutuhkan dalam pembuatan sabun selain cairan EE adalah minyak kelapa sawit, minyak kelapa murni dan soda api. Pada kesempatan tersebut Lurah Kotabaru, Bapak Supardi. S.H. juga datang  menyempatkan waktu untuk berkunjung.

Tanti berharap dengan sharing ilmunya, masyarakat dapat mengenal manfaat dari Eco Enzym yang tentunya menjadi kepedulian kita bersama terhadap kelestarian ibu bumi. (*/rls/adv)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved