Internasional
Longsor di Ekuador, 24 Orang Tewas Terseret Lumpur Hitam
Tanah longsor terjadi di ibu kota Ekuador, Quito, menewaskan sedikitnya 24 orang.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM, QUITO – Tanah longsor terjadi di ibu kota Ekuador, Quito, menewaskan sedikitnya 24 orang. Melansir DW, Selasa (1/2/2022), tanah longsor tersebut oleh hujan deras.
Hujan deras juga menyebabkan banjir terburuk dalam 20 tahun terakhir.
Selain 24 korban tewas, setidaknya 48 orang dilaporkan terluka akibat bencana tersebut menurut Departemen Keamanan Quito. Belasan orang juga masih hilang.
Tanah longsor itu disebabkan runtuhnya lereng bukit yang diguyur hujan deras sejak Senin (31/1).
Longsor mengirim lumpur ke rumah-rumah di lingkungan kelas pekerja La Gasca dan La Comuna dan menyebabkan aliran listrik terganggu.
“Kami melihat lumpur hitam besar menyeret semuanya, kami harus memanjat tembok untuk melarikan diri,” kata warga Quito, Alba Cotacachi, kepada Reuters.
Dia membawa dua putrinya yang masih kecil keluar dari rumahnya karena tanah longsor. Selain tanah longsor, banjir juga menerjang beberapa wilayah di Quito. Operasi pencarian masih berlangsung.
Tim penyelamat telah meminta keheningan supaya dapat mendengar jeritan orang-orang yang mungkin terjebak.
Sebagian besar dari 2,7 juta penduduk Quito telah dibawa ke tempat penampungan.
Beberapa orang menerima perawatan karena hipotermia. Pihak berwenang juga menyerukan tiga hari berkabung untuk mengenang para korban.
Presiden Ekuador Guillermo Lasso menyampaikan belasungkawa kepada mereka yang terkena dampak tanah longsor.
“Kami terus bekerja dalam pencarian, penyelamatan, perawatan psikologis, dan pemindahan orang yang terluka ke rumah sakit,” tulis Lasso di Twitter.
Dalam beberapa hari terakhir, Ekuador diguyur hujan lebat.
Hujan juga memicu pecahnya pipa minyak di Ekuador timur pekan lalu. Pipa minyak yang pecah pada gilirannya menyebabkan tumpahan yang mempengaruhi cagar alam Cayambe-Coca dan Sungai Coca yang vital.
Pakar iklim mengatakan, pemanasan global bisa menyebabkan hujan lebat menjadi lebih sering. (kpc)
Baca Tribun Jogja edisi Kamis 3 Februari 2022 halaman 02
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/longsor-Quito.jpg)