Rapimda Kadin DIY 2022 Susun Rekomendasi Ekonomi Hijau

Rapat Pimpinan Daerah ( Rapimda ) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DI Yogyakarta akan segera diselenggarakan pada Sabtu (5/2/2022) di The Alana Hotel

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Rapimda Kadin DIY 2022 hari pertama di Royal Ambarrukmo Hotel yang diselenggarakan Sabtu (29/1/2022) lalu 

Laporan Reporter Tirbun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Rapat Pimpinan Daerah ( Rapimda ) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DI Yogyakarta akan segera diselenggarakan pada Sabtu (5/2/2022) di The Alana Hotel & Convention Center.

“Nanti, di Rapimda hari kedua itu difokuskan untuk menyusun program kerja masing-masing bidang di bawah Wakil Ketua Umum,” ungkap Y Sri Susilo, Humas Panitia Pelaksana Rapimda Kadin DIY 2022 kepada Tribun Jogja , Rabu (2/2/2022).

Dia menjelaskan, di hari pertama Rapimda yang diselenggarakan pada Sabtu (29/1/2022) lalu di Royal Ambarrukmo Hotel, sudah ada susunan rekomendasi kebijakan pascapandemi Covid-19 ini.

Baca juga: Penjual Ternak di Gunungkidul Berharap Ada Edukasi Soal Antraks

“Salah satu hasilnya ya menyusun rekomendasi kebijakan terkait dengan reformasi struktural dan ekonomi, serta ekonomi hijau dalam kerangka forum G20 dan B20,” paparnya.

Dikatakan Susilo, rekomendasi tersebut akan disampaikan kepada Kadin dan dari Kadin seluruh Indonesia akan disampaikan kepada pemerintah.

Sementara, di hari pertama rapimda, Ketua Kadin Indonesia, M Arsjad Rasjid mengatakan pihaknya akan mendorong konsep ekonomi hijau dan biru untuk menopang perekonomian nasional yang lebih kokoh.

Menurutnya, ekonomi hijau menekankan pada pertumbuhan ekonomi yang kuat dan ramah lingkungan.

Itu berbeda dengan model pembangunan konvensional.

“Model konvensional itu kan mengandalkan praktik yang tidak berkelanjutan dan menguras serta menghancurkan sumber daya alam,” paparnya.

Sementara, ekonomi biru bisa diartikan Indonesia mulai memanfaatkan kekuatannya sebagai negara maritim.

“Kekuatan besar dan kekayaan biodiversitas di laut ini harus dikelola dengan baik mengedepankan strategi ekonomi hijau,” tambah Arsjad.

Baca juga: Cegah Penyakit Yang Dialami Pembatik, UGM Inisiasi Gerakan Membatik Sehat

Sementara, Ketua Kadin DIY, GKR Mangkubumi mengatakan, Kadin ke depan harus berbenah untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan rakyat.

Kadin harus melakukan inovasi yang berarti. Sehingga, Kadin tidak sekadar menjadi fasilitator, tapi juga mampu berperan sebagai hub dan laboratorium.

Dengan begitu, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bisa terkurasi, terdampingi dan terbimbing dengan baik sehingga kualitas semakin baik dan maju.

“Pandemi Covid-19 telah mengajarkan kepada kita semua tentang pentingnya perubahan. Kadin juga harus berubah dan terus berbenah. Salah satunya adalah terus berinovasi dan mendekatkan diri dengan teknologi. Untuk itu, kami siap dan sangat terbuka untuk menjalin kerjasama, bersinergi dan berkolaborasi dengan pihak manapun,” paparnya. (Ard)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved