Berita DI Yogyakarta Hari Ini

Pokja Genetik Fakultas Kedokteran UGM Minta Masyarakat Tak Sepelekan Varian Omicron

Ketua Pokja Genetik Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM, dr. Gunadi Ph.D., Sp.BA., meminta masyarakat

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Kurniatul Hidayah
dok. tribunnews
Ilustrasi Varian Omicron 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Ketua Pokja Genetik Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM, dr. Gunadi Ph.D., Sp.BA., meminta masyarakat untuk tidak menganggap enteng dan tetap mewaspadai penularan Covid-19 varian Omicron.

Meskipun infeksi varian ini menunujukkan gejala umum yang tidak berat namun bukan berarti tidak ringan.

“Omicron ini gejala umumnya tidak berat, tetapi tidak jinak. Jika kena yang rentan bisa menjadi berat,” jelasnya baru-baru ini.

Baca juga: Meski Kasus Tabrak Lari Berujung Damai, Polisi Tetap Usut Kasus Perusakan Mobil Mercy di Bantul

Ia menyebutkan varian Omicron telah menyebabkan kenaikan okupansi rumah sakit dan ICU di Amerika Serika dan negara-negara maju.

Kondisi ini patut diwaspadai oleh pemerintah dan seluruh elemen masyarakat di tanah air.

Selain memiliki kemampuan penyebaran yang cukup tinggi, varian Omicron disebutkan Gunadi juga mampu mengelabuhi sistem imun tubuh.

Varian ini mampu menurunkan kadar antibodi dalam tubuh baik setelah vaksinasi maupun mereka yang pernah menjadi penyintas.

“Jangan sampai karena menganggap kurang berat jadi kurang waspada. Varian Omicron memiliki transmisi 70 kali lebih cepat dari varian Delta. Jika mengenai orang di sekitar kita itu menjadi lebih berat terutama pada lansia, komorbid dan mereka yang belum mendapatkan vaksin atau belum divaksin karena alasan kesehatan,” urainya.

Oleh sebab itu, Gunadi kembali mengimbau masyarakat untuk terus wasapada dengan menerapkan protokol kesehatan, melakukan vaksin hingga dua dosis dan booster untuk meningkatkan antibodi Covid-19.

Langkah-langkah tersebut penting dilakukan tidak hanya sebagai upaya perlindungan diri, tetapi juga melindungi masyarakat yang masuk kelompok rentan.

Baca juga: Puluhan Orang di Sekolah Swasta Sleman yang Positif Covid-19 Diminta untuk Isolasi di Isoter

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved