Breaking News:

Berita Pendidikan Hari Ini

Ada Siswanya yang Positif Covid-19, Satu SMP Swasta di Sleman Ditutup Selama Dua Pekan

Satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) swasta di Kabupaten Sleman terpaksa ditutup selama dua pekan. pembelajaran tatap muka (PTM) yang sudah berjalan

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
dok.istimewa
Ilustrasi Covid-19 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) swasta di Kabupaten Sleman terpaksa ditutup selama dua pekan.

pembelajaran tatap muka (PTM) yang sudah berjalan sementara dihentikan, dan beralih Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Kebijakan ini diambil menyusul ditemukannya siswa yang terinfeksi Covid-19.

Baca juga: BREAKING NEWS: Hujan dan Angin Kencang di Sleman Mengakibatkan 7 Pohon Tumbang 

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Ery Widaryana mengungkapkan, pihaknya mendapat laporan pada Rabu (26/1/2022) kemarin, bahwa ada siswa SMP swasta di Kapanewon Mlati yang terkonfirmasi positif Covid-19 karena diduga orangtunya bekerja di luar daerah.

Pelacakan segera dilakukan dan ditemukan ada belasan siswa kontak erat yang dinyatakan positif dari hasil pemeriksaan antigen. 

"Sekarang anak (yang positif antigen) itu, Isoman di sekolah. Karena sekolah memiliki ruang (rawat) dan ada dokter pendamping. Dan, sekolah saya minta untuk ditutup dua minggu," kata Ery, Kamis (27/1/2022).

Ery memastikan, pembelajaran tatap muka (PTM) di SMP swasta tersebut hari ini sudah dihentikan. Berganti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)

"Kaitannya tindakan nanti seperti apa, Dinas Kesehatan yang menangani," kata dia. 

Baca juga: PTM 100 Persen Bergulir di Tengah Peningkatan Kasus Covid-19, Pemkot Yogyakarta Berhati-hati

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Cahya Purnama mengatakan, tracing atau pelacakan lanjutan di sekolah tersebut akan dilakukan untuk memutus mata rantai penularan.

Menurut dia, tracing kemarin ditemukan ada 13 siswa yang dinyatakan positif dari hasil pemeriksaan antigen. 

"Kemarin 13 (siswa) positif swab antigen. Kami akan lanjutkan ke PCR. Nanti berapa yang positif, itu lah yang akan menjadi angka berapa yang tertular. Pemeriksaan hari ini. Mudah-mudahan nanti sore hasilnya sudah keluar," kata Cahya. (rif)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved