Berita Gunungkidul Hari Ini

Soal Probable Omicron, Dinkes Gunungkidul Tunggu Hasil Pemeriksaan WGS

Dinkes Gunungkidul membenarkan 4 sampel Probable Omicron yang sedang diperiksa berasal dari Gunungkidul .

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pemda DIY hingga kini masih menunggu hasil pemeriksaan untuk memastikan jenis varian Covid-19 dari sejumlah sampel swab.

Terbaru, 4 sampel dinyatakan sebagai Probable Omicron dan berasal dari Gunungkidul .

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul Dewi Irawaty juga membenarkan bahwa 4 sampel swab tersebut berasal dari wilayahnya.

"Betul Probable Omicron , tapi untuk memastikannya harus dengan WGS," kata Dewi memberikan keterangannya pada Rabu (26/01/2022).

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Kasus, Pemkab Gunungkidul Siagakan 64 Bed Pasien Covid-19

Sebagai informasi, WGS merupakan singkatan dari Whole Genome Sequencing (WGS).

Pemeriksaan WGS dilakukan untuk memastikan jenis varian virus Covid-19 yang terdapat dalam sampel swab.

Empat sampel swab yang dikirimkan oleh Dinkes Gunungkidul beberapa waktu lalu terkait dengan klaster keluarga di Playen.

Menurut Dewi, sudah tidak ada tambahan kasus dari klaster yang dicurigai terkait Omicron ini.

"Sudah stop, tidak ada lagi perkembangan dari kasusnya, sudah aman," kata Dewi.

Sampai hari ini, masih terdapat 9 kasus aktif Covid-19 di Gunungkidul.

Baca juga: Satu Pasien Sembuh, Tersisa 9 Kasus Aktif Covid-19 di Gunungkidul

Adapun selama 5 hari terakhir tidak dilaporkan kasus konfirmasi positif baru.

Bupati Gunungkidul Sunaryanta sebelumnya menyampaikan bahwa antisipasi terhadap lonjakan kasus Covid-19 , khususnya dari varian Omicron sudah disiapkan.

Antara lain dari sisi penanganan seperti kesiapan fasilitas kesehatan (faskes) hingga pendukungnya.

Upaya lain adalah dengan melakukan percepatan vaksinasi Covid-19 yang hingga kini masih terus dilakukan.

"Kami sampaikan juga agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes)," kata Sunaryanta.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved