Positif Covid-19, Bupati Sleman Pimpin Rakor Penanganan Kejahatan Jalanan via Zoom

Kendati sedang isoman, orang nomor satu di Bumi Sembada itu tetap menjalankan aktivitas sebagai Bupati.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
Dok. Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Sleman
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat memimpin rapat koordinasi bersama Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sleman melalui zoom. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menjalani isolasi mandiri (Isoman) di Rumah Dinas setelah dinyatakan terinfeksi covid-19.

Kendati sedang isoman, orang nomor satu di Bumi Sembada itu tetap menjalankan aktivitas sebagai Bupati.

Satu di antaranya dengan memimpin rapat koordinasi melalui zoom bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sleman. 

"Aktifitas masih normal. Barusan saya ikut kegiatan Rakor Forkopimda melalui zoom. Salah satunya bahas soal kejahatan jalanan. Ini penting karena berkaitan dengan keamanan dan ketertiban di Sleman, sehingga harus dilakukan pembahasan dan penanganan segera," kata Kustini, melalui keterangannya, Rabu (26/1/2022).  

Rakor ini diikuti oleh Kapolres, Dandim, Wakil Ketua DPRD, Ketua Pengadilan Negeri, Sekda, serta segenap Pimpinan Perangkat Daerah di Kabupaten Sleman.

Menurut Kustini, Pemkab Sleman saat ini terus meningkatkan sinergi bersama jajaran TNI-Polri dalam upaya menangani kejahatan jalanan.

Ia juga telah menginstruksikan kepada semua Panewu untuk pro-aktif mengambil langkah mendukung penanganan kejahatan jalanan dengan berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan tingkat Kapanewon, Lurah, Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

"Kami juga meminta pemerintah kapanewon maupun kalurahan untuk mengkampanyekan gerakan orang tua peduli keberadaan anak di malam hari serta sosialisasi Perbup 45 Tahun 2020 tentang jam rumah atau jam Istirahat anak untuk mengurangi kejahatan jalanan," tuturnya. 

Baca juga: BREAKING NEWS: 10 Orang Positif Covid-19 dari Tracing Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo

Baca juga: Sempat Bertemu Kustini, Bupati Kulon Progo Negatif Covid-19

Di samping itu, upaya lain yang dilakukan Pemkab Sleman untuk menangani kejahatan jalanan adalah meningkatkan frekuensi patroli terpadu, mengoptimalkan kualitas dan kuantitas CCTV di berbagai area rawan, serta upaya penegakan hukum yang mampu memberi efek jera kepada para pelaku kejahatan jalanan.

Setelah rakor, Kustini mengaku sempat menyempatkan diri berkoordinasi dengan beberapa kepala dinas untuk memonitoring program yang tengah dikerjakan awal tahun 2022.

"Tadi juga saya koordinasi secara online dengan dinas-dinas terkait beberapa program. Alhamdulilah tidak ada kendala," terang Kustini. 

Kustini mengaku, kondisinya saat ini masih dalam keadaan sehat dan tidak mengalami gejala apapun.

Sehingga tugasnya dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Sleman masih bisa dilaksanakan dengan work from home (WFH). 

"Beberapa tugas yang teknis saya serahkan ke mas Danang Maharsa (Wakil Bupati Sleman). Yang masih bisa saya handle melalui online, tetap saya lakukan dengan WFH," tambahnya.

Ia meminta warga Sleman tetap mematuhi aturan PPKM level 2 dengan disiplin protokol kesehatan. Harapannya bisa memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Bumi Sembada. (Tribunjogja)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved