Berita DI Yogyakarta Hari Ini
Penyebaran Varian Omicron Terus Meluas, Sri Sultan HB X Minta Masyarakat Tak Bereaksi Berlebihan
Sri Sultan Hamengku Buwono X mengaku belum mendapat laporan dari laboratorium yang melakukan pemeriksaan sampel pasien Covid-19 terindikasi Omicron.
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Persebaran penularan Covid-19 varian Omicron terus meluas.
Baru-baru ini Provinsi Jawa Tengah yang berbatasan dengan DI Yogyakarta mengonfirmasi adanya sembilan kasus Omicron di wilayahnya.
Saat dimintai tanggapan, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengaku belum mendapat laporan dari laboratorium yang melakukan pemeriksaan sampel pasien Covid-19 terindikasi Omicron.
Seperti diketahui, DI Yogyakarta memiliki laboratorium Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates, Kulon Progo dan Laboratorium FK-KMK UGM yang mampu menjalani pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) untuk mendeteksi varian baru.
Baca juga: Ada Ancaman Omicron, Sri Sultan HB X Pastikan Sekolah Tatap Muka 100 Persen di DIY Tetap Berjalan
Hingga saat ini ada lebih dari 15 sampel yang dikirim namun hasil pemeriksaan belum diumumkan.
Berdasarkan laporan sementara, Sultan mencurigai adanya satu individu yang diduga kuat membawa varian Omicron ke DI Yogyakarta.
Kendati demikian, Sultan tak menjelaskan secara detail kasus tersebut.
"Saya belum tahu persis apakah ada satu orang ( suspect Omicron ) itu belum tahu. Belum ada report (laporan)," terang Sultan saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Senin (24/1/2022).
Disinggung penyebaran Omicron yang sudah sampai ke Jawa Tengah, Sultan mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin dalam menegakkan protokol kesehatan (prokes).
Raja Keraton Yogyakarta ini juga meminta masyarakat untuk tak panik dan bereaksi berlebihan terkait adanya penularan varian Omicron .
Baca juga: Berita DIY : Kesiapan RS di DI Yogyakarta Jika Kasus Omicron Melonjak
"Kalau saya ya tetap protokol kesehatan itu. Tapi kita nggak usah membesar-besarkan. Itu Omicron kan belahan dari (varian) Delta," terang Sultan.
Sultan melanjutkan, saat ini sebagian besar penduduk DIY telah menerima suntikan vaksin Covid-19 .
Sultan pun berkeyakinan bahwa warga telah memiliki imunitas atau kekebalan yang lebih baik terhadap virus Corona.
"Jadi kena Omicron didasari (gejala) rasa pusing dan sedikit panas. Asalkan kita punya imunitas diswab setelah 10 hari sudah negatif. Ya sudah tidak usah dibesar-besarkan.," tegas Sultan. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Penyebaran-Varian-Omicron-Terus-Meluas-Sri-Sultan-HB-X-Minta-Masyarakat-Tak-Bereaksi-Berlebihan.jpg)