Merawat Gagal Jantung, Apakah Obat Saja Cukup?

Gagal jantung dapat disebabkan oleh banyak faktor diantaranya yaitu serangan jantung, tekanan darah tinggi, infeksi

Ist
Dwi Prihatiningsih,S.Kep., Ns., M.Ng, Dosen Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta 

*Oleh: Dwi Prihatiningsih,S.Kep., Ns., M.Ng, Dosen Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

 

JANTUNG merupakan organ vital bagi manusia yang berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Namun, pada orang dengan gagal jantung, fungsi tersebut tidak dapat dilakukan secara maksimal.

Ketika jantung tidak bekerja secara normal, jantung tidak memompa cukup darah untuk mendukung organ-organ lain dan menyebabkan penumpukan cairan.

Hal inilah yang menyebabkan gejala khas gagal jantung seperti sesak napas saat beraktivitas atau saat berbaring, kaki atau perut bengkak, serta kelelahan.

Gagal jantung dapat disebabkan oleh banyak faktor diantaranya yaitu serangan jantung, tekanan darah tinggi, infeksi, dan lain sebagainya. Kondisi jantung yang telah mengalami kegagalan fungsi akan berlangsung lama bahkan seumur hidup.

Hal ini mengakibatkan orang dengan gagal jantung kemungkinan besar akan mengalami kekambuhan gejala yang berulang. Bila tidak ditangani dengan baik, gejala akan bertambah berat, menimbulkan komplikasi pada organ lain dan bahkan mengakibatkan kematian.

Oleh karena itu melakukan upaya untuk mencegah terjadinya kekambuhan merupakan tindakan yang paling dianjurkan.

Bagaimana cara agar orang dengan gagal jantung dapat hidup dengan baik tanpa mengalami gejala yang berarti? Cara efektif yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan perawatan mandiri.

Perawatan mandiri merupakan serangkaian proses yang dilakukan untuk mengontrol dan mengelola penyakit secara mandiri.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved