Arahan Presiden Jokowi Terkait Potensi Lonjakan Kasus Covid-19 Varian Omicron di Tanah Air

Presiden Jokowi meminta masyarakat terus waspada terkait potensi lonjakan Varian Omicron, tetapi tidak khawatir secara berlebihan.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
setkab.go.id
Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo 

TRIBUNJOGJA.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, saat ini Indonesia sedang mengalami tren kenaikan kasus Covid-19 yang disebabkan penularan varian B.1.1.529 atau Varian Omicron.

Presiden Jokowi meminta masyarakat terus waspada, tetapi tidak khawatir secara berlebihan.

"Saat ini kita sedang mengalami tren kenaikan kasus Covid-19 yang disebabkan varian Omicron. Harus kita waspadai tren ini," ujar Jokowi dalam pernyataan resminya yang diunggah YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (18/1/2022).

"Namun, tidak perlu bereaksi berlebihan. Hati-hati perlu, waspada perlu, tapi jangan menimbulkan ketakutan, apalagi kepanikan," tegasnya.

Baca juga: Baru Pulang dari Luar Negeri, Satu Warga Gunungkidul Terpapar Covid-19

Baca juga: Sebaran 1.362 Kasus Baru Covid-19 Selasa 18 Januari 2022: Data di 34 Provinsi, DKI Jakarta Tertinggi

Presiden Jokowi menjelaskan, berbagai studi kesehatan, termasuk yang dirilis WHO menyebutkan bahwa varian Omicron mudah menular.

Namun, gejalanya lebih ringan dan pasien pun mayoritas dapat pulih tanpa harus dirawat di rumah sakit (RS).

"Tapi, kita harus tetap waspada. Jangan jemawa dan gegabah. Oleh sebab itu, Bapak, Ibu sekalian jika tidak punya kepentingan mendesak sebaiknya kurangi kegiatan di pusat keramaian," tutur Jokowi.

"Yang bisa work from office (WFO) lakukan WFO, dan saya juga minta untuk tidak bepergian ke luar negeri jika tidak ada urusan mendesak," tambah Kepala Negara.

Presiden Jokowi
Presiden Jokowi (https://www.setneg.go.id/)

Segera Vaksin Booster

Presiden Jokowi juga mendorong masyarakat untuk segera mendapatkan vaksinasi dosis lengkap maupun vaksin dosis ketiga atau booster.

Ia mengingatkan bahwa saat ini situasi pandemi virus corona di Indonesia tengah mengalami kenaikan akibat penyebaran Varian Omicron.

"Yang belum mendapatkan vaksin segeralah untuk divaksin, yang sudah mendapatkan vaksin pertama segera vaksin untuk yang kedua, yang sudah dua kali vaksin segera cari vaksin ketiga, vaksin booster," kata Presiden Jokowi dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (18/1/2022).

"Semuanya gratis karena vaksinasi penting demi keselamatan kita semuanya," tuturnya.

Ilustrasi Vaksin Booster
Ilustrasi Vaksin Booster (Dok. Pemkot Kediri)

Presiden Jokowi juga mengimbau masyarakat yang tidak mempunyai keperluan mendesak untuk mengurangi aktivitas di pusat keramaian.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved