Meski Kalah Dramatis 72-73 dari Dewa United, Dua Legiun Asing DNA Bima Perkasa Mampu Tebar Ancaman

Bertanding di Hall Basket Gelora Bung Karno (GBK), Azzaryan Pradhitya kalah dramatis dari Dewa United dengan skor 72-73.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Dok.IBL
Pemain asing DNA Bima Perkasa, Jorda Jacks, mendribel bola melewati pemain Dewa United di Hall Basket Gelora Bung Karno, Senin (17/1/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM - Menjalani laga perdana di Indonesian Basketball League (IBL) 2022, DNA Bima Perkasa Jogja harus menunda ambisi membalaskan dendamnya terhadap Dewa United, Senin (17/1/2022).

Bertanding di Hall Basket Gelora Bung Karno (GBK), Azzaryan Pradhitya kalah dramatis dari Dewa United dengan skor 72-73.

Kendati begitu penampilan DNA Bima Perkasa musim 2022 ini tak bisa dianggap remeh.

Dua legiun asing DNA Bima Perkasa, David Atkinson dan Jordan Jacks, tampak akan menjadi momok menakutkan bagi para pesaingnya.

Selama dalam pertandingan berlangsung, dua pemain asal Amerika Serikat itu bermain cukup agresif menghadapi rooster Dewa United.

Menariknya kedua pemain itu sama-sama mencetak 13 poin dan 9 rebound dalam sepanjang 20 menit kesempatan tampil yang didapatnya.

"Dua pemain asing baru bergabung tapi sudah nyetel dengan pemain dan taktik pelatih. Itu kabar baik bagi kami," kata asisten pelatih DNA Bima Perkasa, Halim Oleh, seusai pertandingan.

Sementara itu dari deretan pemain lokal, Rachmad Febri Utomo dan David Simeon Lavi Pandjaitan mulai menunjukkan tajinya dalam laga pembuka musim tersebut.

Febri, dengan akurasi sebesar 71 persen menyumbang 12 angka. Akurasinya paling tinggi dari seluruh pemain DNA Bima Perkasa. Sementara David Simeon Lavi menyumbang 12 poin.

Selain pemain senior, rookie DNA Bima Perkasa, Ikram Fadhil punya catatan baik dengan menyumbang 5 poin selama sembilan menit berada di lapangan.

Di sisi lain, sang lawan, Dewa United saat ini diperkuat banyak pemain bintang macam Kaleb Ramot, Xaverius Prawiro, dan Jamarr Johnson.

Dalam pertandingan mereka kesulitan menghadapi kecepatan para young guns DNA Bima Perkasa di atas lapangan.

Bahkan di kuarter pertama DNA Bima Perkasa sempat unggul 16-12.

Hanya saja Dewa United berhasil mengambil momentum di kuarter dua setelah melambatnya aliran bola DNA Bima Perkasa.

Membuka kuarter tiga dengan ketertinggalan lima poin, 35-30, Dean Murray mengembalikan gaya permainan seperti di kuarter pertama.

Hasilnya, DNA Bima Perkasa mampu mencetak 26 poin. Defense juga diperketat sehingga para pemain Dewa United hanya mampu mencetak 13 poin.

Febri Utomo dan kawan-kawan menutup kuarter tiga dengan keunggulan 56-48.

Di kuarter empat, Dewa United mulai mampu menyamai kecepatan Bima Perkasa. Sedangkan akurasi tembakkan DNA Bima Perkasa mulai menurun dari 50 persen ke 46 persen.

Petaka itu kemudian menjadi berimbas pada perolehan poin di kuarter empat. Di sisi lain David Atkinson membawa asa kemenangan ketika pertandingan tersisa 17 detik.

Dua poinnya membawa DNA Bima Perkasa unggul satu angka, 72-71. Namun Kaleb Ramot bisa memanfaatkan waktu 15 detik di area pertahanan DNA Bima Perkasa untuk menambah dua angka lalu mengubah skor ke 72-73.

DNA Bima Perkasa punya waktu dua detik untuk melancarkan tembakkan terakhir namun gagal. Hingga akhir pertandingan skor tidak berubah.

Haryanto, pengamat basket asal DIY mengatakan ada beberapa penyebab yang membuat DNA Bima Perkasa kehilangan momentum di kuarter empat.

Ia membenarkan tentang menurunnya akurasi tembakkan. Hal lain adalah akurasi free throw dan jumlah turnovers.

"Di kuarter dua, ada sembilan turnover yang menghasilkan tujuh angka buat Dewa. Di kuarter tiga dan empat bisa ditekan, membaik, tapi akurasi free throw juga belum memuaskan. Di luar itu semua, penampilan DNA Bima Perkasa cukup menjanjikan," beber pengamat yang aktif di Perbasi DIY itu.

Selepas melawan Dewa United, DNA Bima Perkasa akan menghadapi Hangtuah Selasa (18/1/2022) sore di  Hall Basket Gelora Bung Karno (GBK). (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved