Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Meningkat, BOR Terus Bertambah
Keterisian tempat tidur perawatan pasien Covid-19 atau Bed Occupancy Rate (BOR) di wilayah Jakarta mengalami peningkatan.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Keterisian tempat tidur perawatan pasien Covid-19 atau Bed Occupancy Rate (BOR) di wilayah Jakarta mengalami peningkatan.
Hingga Minggu (16/1/2022), BOR di DKI Jakarta dari 3.579 yang tersedian, terpakai 677 atau 19 persen.
Kemudian tempat tidur Intensive Care Unit (ICU) di Jakarta yang kini terpakai 32 tempat tidur dari 591 yang tersedia.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan meningkatnya BOR ini terjadi dalam beberapa hari terakhir seiring dengan meningkatnya kasus Covid-19 di wilayahnya.
Adapun hari ini kasus Covid-19 di Jakarta bertambah 566.
"Kalau kita lihat data yang ada sekarang ada peningkatan BOR, dari 3.579 (yang tersedia), terpakai 677 atau 19 persen, ada peningkatan dari hari ke hari," ucap Riza dalam rekaman suara, Minggu (16/1/2022) dikutip Tribunjogja.com dari Kompas.com.
"ICU sedikit peningkatan ya, dari empat (persen) beberapa hari lalu naik ke lima persen, hanya naik satu persen," kata Riza.
Adapun kasus Covid-19 di Jakarta per 16 Januari 2022 mencapai 870.929 dengan rincian kasus aktif 3.816, kasus sembuh 853.522 dan kasus meninggal dunia 13.591.
Baca juga: Indonesia Datangkan Obat Covid-19 Paxlovid, Diperkirakan Tiba di Tanah Air Februari Mendatang
Baca juga: Puncak Gelombang Varian Omircon di Indonesia Diprediksi Pertengahan Februari Hingg Awal Maret
Politikus Gerindra ini mengatakan, meski terjadi peningkatan kasus aktif, fasilitas kesehatan di Jakarta masih dalam kondisi aman.
Riza mengeklaim, kondisi aman tersebut merupakan hasil dari vaksinasi Covid-19 di Jakarta yang sudah dilakukan lebih dari target yang ditentukan.
Per hari ini, Minggu 16 Januari 2022 vaksinasi Covid-19 di Jakarta sudah mencapai 12.057.971 dosis pertama dengan proporsi 70 persen warga berKTP Jakarta dan 30 persen warga berKTP luar Jakarta.
Untuk dosis kedua DKI sudah melaksanakan 9.458.923 penyuntikan dengan proporsi 71 persen berKTP DKI dan sisanya warga berKTP luar Jakarta.
Untuk vaksinasi booster, Riza menjelaskan DKI sudah melaksanakan 143.020 penyuntikan.
"Nakes sudah 74.020, non nakes 69.000," tutur dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/wakil-gubernur-dki-jakarta-ahmad-riza-patria.jpg)