Breaking News:

Berita Bantul Hari Ini

Setiap Senin, Semua Kegiatan Rapat di Kabupaten Bantul Wajib Menyajikan Menu Olahan Ikan

Pemerintah Kabupaten Bantul terus berupaya dalam melakukan pengentasan kemiskinan. Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo menyatakan ada beberapa

Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Bantul 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemerintah Kabupaten Bantul terus berupaya dalam melakukan pengentasan kemiskinan.

Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo menyatakan ada beberapa indikator yang menyebabkan meningkatnya angka kemiskinan, salah satunya terkait dengan urusan makanan.

Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo memberikan masukan agar OPD rumpun ekonomi dapat melakukan koordinasi dengan para Panewu dan Lurah apabila ada program penanggulangan kemiskinan dapat memasukan komponen makanan dalam program tersebut.

Baca juga: Terbakar Cemburu, Pelaku Pembacokan dan Pemukulan Terhadap Pemuda di Magelang Diamankan Polisi

"Karena, komponen makanan masuk ke dalam indikator yang menyebabkan angka kemiskinan naik. Sebab, kebutuhan kalori dari individu masyarakat kita belum bisa memenuhi 2100 kkg/hari/individu," ungkap Wabup.

Ia pun mengapresiasi dengan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) yang saat ini tengah digencarkan.

Ia pun berharap semua pihak dapat menerapkan gerakan tersebut sehingga kebutuhan kalori masyarakat Bantul dapat tercapai dan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusianya.

Selain itu, upaya ini juga dapat menekan angka gizi buruk dan stunting di bumi Projotamansari.

Sebagai upaya memulihkan perekonomian pembudidaya ikan dan nelayan di Kabupaten Bantul, program ini telah tertuang dalam surat edaran nomor: 523/05106/ADPEREKO tentang Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN).

Baca juga: Dani Tanaka, Art Director asal Yogyakarta yang Punya Persewaan Properti Film Langganan Sineas

Selama pandemi Covid-19 muncul kendala penyerapan panen ikan, dikarenakan pembatasan kegiatan masyarakat sehingga berdampak menurunnya konsumsi ikan laut/tawar.⁣

Maka dari itu, kepada Pimpinan Perangkat Daerah, Panewu se-Kabupaten Bantul, Pimpinan BUMD/BUMN, Kepala Instansi Vertikal, Lurah se-Kabupaten Bantul, pimpinan hotel, penginapan dan katering se-Kabupaten Bantul dan masyarakat Bantul diimbau untuk melaksanakan kampanye Gerakan Masyarakat Makan Ikan (GEMARIKAN).

"Setiap Hari Senin semua kegiatan rapat, pertemuan dan kegiatan lainnya mewajibkan menu ikan atau produk olahan ikan laut/tawar dari Kabupaten Bantul," tandasnya. (nto)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved