Breaking News:

Berita Klaten Hari Ini

Rekayasa Lalu Lintas, Pemkab Klaten Kaji Pemberlakuan Jalan Pemuda Satu Arah 24 Jam

Jalan Pemuda yang berada di pusat Kabupaten Klaten, Jawa Tengah sedang dikaji untuk diberlakukan satu arah selama 24 jam.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Sejumlah pengendara roda 2 dan 4 saat melintas dari arah Solo menuju Yogyakarta di Jalan Pemuda Klaten, Jumat (14/1/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Jalan Pemuda yang berada di pusat Kabupaten Klaten, Jawa Tengah sedang dikaji untuk diberlakukan satu arah selama 24 jam.

Saat ini, jalan tersebut sudah diberlakukan satu arah namun hanya pada waktu-waktu tertentu saja yakni mulai pukul 05.00 hingga 22.00 setiap harinya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten , Supriyono menyampaikan tahun 2022 ini pihaknya memang sedang melakukan kajian untuk melakukan rekayasa lalu lintas di Kabupaten Bersinar.

"Kita berencana nanti menjadikan Jalan Pemuda searah selama 24 jam. Jadi ini dalam waktu dekat mungkin kita laksanakan, tapi ini kita rapatkan lagi dengan forum lalu lintas Klaten," ujarnya saat Tribunjogja.com temui di Pemkab Klaten , Jumat (14/1/2022) siang.

Baca juga: Alun-Alun Klaten Bakal Direvitalisasi, PKL Dipindah ke Jalan Bali

Diakui Supriyono, terdapat beberapa pertimbangan yang diperhatikan oleh Pemkab Klaten dalam menjadikan Jalan Pemuda satu arah.

"Pertama, untuk mengembangkan daerah di jalur lingkar utara dan jalur lingkar selatan. Kemudian juga untuk meminimalkan kecelakaan lalu lintas di Jalan Pemuda saat malam hari," ujarnya.

Kemudian, ia menyampaikan, selama ini, Jalan Pemuda yang hanya diberlakukan satu arah dari Solo menuju Yogyakarta hanya berlaku pada pukul 05.00 hingga 22.00.

"Namun saat pukul 22.00 hingga 05.00 jalan tersebut bisa dilalui dua arah dan itu sering menimbulkan kecelakaan, apalagi saat jam pergantian itu," urainya.

Lebih jauh, Supriyono mengatakan hingga saat ini pihaknya masih memberlakukan sistem buka tutup pada beberapa akses menuju Jalan Pemuda atau pusat kota Klaten saat malam hari.

"Masyarakat kan maunya bebas, kita menutup ini pertimbangannya untuk mengurangi keramaian di kota," jelasnya.

Baca juga: Dishub Klaten Pasang Rambu Larangan Parkir di Pinggir Jalan Merbabu, Juru Parkir Sebut Begini

Adapun terkait titik-titik penutupan akses masih sama yakni mulai dari depan Masjid Al-Aqsha hingga pertigaan RS Tegalyoso.

Sementara itu, seorang warga yang sering melintas di Jalan Pemuda, Agus Wibowo (36) mengaku pasrah dengan kajian yang sedang dilakukan oleh Dishub Klaten terkait Jalan Pemuda satu arah selama 24 jam.

"Kalau warga yang mengikut aja sih. Di satu sisi itu ada baiknya, sebab jalanan lebih tertata, apalgi ini pusat kota kan, jadi sudah harusnya gitu," katanya.

Ia mengatakan, sebelum kebijakan tersebut diberlakukan, ada baiknya dilakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada para pengguna jalan tersebut.

"Saya baru denger, kalau memang itu akan dilakukan ya sosialisasi dulu agar warga atau pengendara tidak kaget nantinya," imbuhnya. ( Tribunjogja.com )
 

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved