Breaking News:

Kesehatan

Dokter Spesialis Mata : Kelilipan Abu Rokok, Jangan Dikucek!

Apabila ada pengendara motor terkena abu rokok, maka sebaiknya jangan dikucek.

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Gaya Lufityanti
ist
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kelilipan abu rokok saat mengendarai motor menjadi salah satu insiden yang sering terjadi.

Dokter Spesialis Mata, Dr Dechrist Yohanes E W SpM mengatakan, apabila ada pengendara motor terkena abu rokok, maka sebaiknya jangan dikucek.

“Jangan dikucek. Apabila berlanjut dikucek, bisa menimbulkan luka di kornea mata. Sehingga, pandangan menjadi kabur,” katanya kepada Tribunjogja.com , Jumat (14/1/2022).

Dia menjelaskan, pada dasarnya, kelilipan abu rokok bukan hal yang baik.

Baca juga: Dokter Spesialis : Kasus Abu Rokok Masuk Mata Tak Bisa Dianggap Remeh

Sebab, abu rokok terkategori benda asing apabila sampai di mata.

“Sama seperti benda asing lainnya, dia akan menyebabkan sensasi mengganjal untuk pertama kalinya dan mata akan merespon untuk mengeluarkan benda asing itu dengan mengeluarkan banyak air mata,” bebernya.

Apabila abu rokok tetap di mata, maka akan menyebabkan iritasi mata dan mata menjadi merah.

Maka dari itu, ia menyarankan, bila ada abu rokok masuk ke mata, masyarakat bisa berkedip terlebih dahulu.

“Bila masih mengganjal, belikan obat tetes mata steril. Jika berlanjut merah dan pandangan kabur, sebaiknya segera ke dokter,” tuturnya.

Efek terburuk dari abu yang menetap di mata adalah ulcus cornea yang menyebabkan kebutaan irreversible.

Baca juga: Warga Yogyakarta Keluhkan Asap Rokok di Jalan, Ini Hukum yang Berlaku

Satu-satunya cara untuk mengatasi kebutaan itu adalah mencangkok kornea.

“Kalau di Indonesia, masih sulit untuk mendapatkan donor mata. Jadi, bisa kita bilang, itu tidak terobati,” ungkap Dechrist.

Dia memberikan rekomendasi, bagi pengendara motor sebaiknya tidak usah merokok, baik di jalan maupun dimanapun.

“Kalau naik motor, juga sebaiknya pakai helm full face atau kacamata pelindung agar bisa melindungi dari debu dan angin,” tandasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved