Breaking News:

Berita Klaten Hari Ini

Alun-alun Klaten Segera Direvitalisasi, PKL Pindah ke Jalan Bali, Ini Respon Pedagang

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten bakal melakukan penataan dan revitalisasi di Kawasan Alun-alun Klaten pada tahun 2022 ini.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Almurfi Syofyan
Sejumlah pengunjung saat menikmati kuliner yang dijual PKL Alun-alun Klaten, Jumat (14/1/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten bakal melakukan penataan dan revitalisasi di Kawasan Alun-alun Klaten pada tahun 2022 ini.

Nantinya, para pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di kawasan Alun-alun Klaten itu direncanakan bakal di relokasi ke Jalan Bali yang berjarak kurang 1 kilometer dari alun-alun berada.

Para PKL yang biasa berjualan di Alun-alun Klaten pun mengaku sudah mengetahui rencana penataan Alun-alun itu sejak beberapa hari terakhir.

Seorang pedagang es boba di Alun-alun Klaten, Agung (36) mengatakan, pihaknya berharap ikut dilibatkan dalam penataan alun-alun dan pemilihan kebijakan lokasi dari relokasi pedagang nantinya.

Baca juga: Pemkot Yogyakarta Siap Terapkan Pembelajaran Tatap Muka 100 Persen Mulai 24 Januari 2022 

"Ini untuk penempatannya masih simpang siur, kami sudah dapat informasi dari grup pedagang kalau dipindah tapi lokasinya kemana belum tahu, ada yang bilang ke jalan bali tapi ada jugabyabg bilang ke taman gergunung," ucapnya saat Tribunjogja.com temui di Alun-alun Klaten.

Selaku pedagang, lanjut Agung, pihaknya belum mendapat informasi secara resmi dari dinas terkait.  Meski begitu ia tidak masalah untuk dipindah namun ia meminta agar lokasi pemindahan strategis.

"Mohon diberitahu kejelasannya saja. Kalau kita dipindah ke Jalan Bali, apa muat semua pedagang di sana, jumlah kita kan banyak," jelasnya.

Sementara itu, Bendahara Paguyuban PKL Manunggal Alun-alun Klaten, Trinarno, mengaku juga sudah mendapat informasi terkait revitalisasi kawasan Alun-alun dan pemindahan pada pedagang.

"Nanti, sistemnya pedagang yang dipindah pakai KTA paguyuban bukan KTP. Ini sudah disurvei, yang pakai tenda berapa dan nggak pakai tenda juga berapa," ulasnya.

Ia menyebut, saat ini jumlah pedagang Alun-alun Klaten yang terdaftar di paguyuban berjumlah 225 pedagang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved