Breaking News:

Berita Bantul Hari Ini

Vaksinasi Booster di Bantul Akan Dimulai 17 Januari 2022 dengan Sasaran Prioritas Lansia

Pemkab Bantul akan memulai vaksinasi dosis ketiga atau booster pada 17 Januari 2022 mendatang. Prioritas sasarannya adalah lansia.

Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
dok.istimewa
ilustrasi : vaksin booster 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemkab Bantul akan memulai vaksinasi dosis ketiga atau booster pada 17 Januari 2022 mendatang. Prioritas sasarannya adalah lansia.

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih menyatakan dalam rapat jarak jauh dengan pemerintah pusat, diarahkan bahwa vaksinasi ketiga atau booster akan dilakukan pekan depan.

Saat ini pihaknya tengah menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat. 

Baca juga: Pemkab Magelang Jalin Kerja Sama dengan Kejari dalam Bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara

"Vaksin booster ini untuk lebih meningkatkan imunitas dan sasaran yang menjadi prioritas, yang paling rentan itu kan lansia," ujarnya.

Sama seperti vaksinasi dosis 1 dan 2, kegiatannya dilakukan di pusat layanan kesehatan di wilayah Bantul seperti klinik, rumah sakit dan puskesmas.

"Kami juga akan menyelenggarakan di tempat yang mudah di akses misalnya di JEC, pasar seni gabusan, di balai balai desa. Yang penting booster bisa diikuti oleh masyarakat Bantul," imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul Agus Budi Raharja menyatakan bahwa lemberian vaksinasi booster bertujuan untuk mempertahankan tingkat kekebalan serta memperpanjang masa perlindungan dari Covid-19.

Vaksinasi booster akan diberikan secara gratis bagi masyarakat umum berusia di atas 18 tahun, dengan prioritas sasaran lansia dan penderita komorbid yang telah memenuhi syarat mendapatkan vaksin dosis 3. 

Baca juga: Raker ISEI Yogyakarta, Komitmen untuk Terus Berkontribusi dalam Pemulihan Ekonomi DIY

"Pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan secara bertahap dimulai pada hari Senin, 17 Januari 2022 dengan kuota per hari 1.000 vaksin. Pelayanan vaksinasi dapat dilakukan di Sentra Vaksin halaman Dinas Kesehatan maupun fasilitas pelayanan kesehatan lainnya," ungkapnya.

Adapun syarat vaksinasi booster ini yakni masyarakat yang telah lengkap mendapatkan vaksin dosis saru dan dua. Jarak dengan dosis kedua minimal 6 bulan.

Selain itu peserta harus menunjukkan e-Tiket di aplikasi PeduliLindungi. 

"Meskipun telah divaksinasi, masyarakat diminta untuk tetap disiplin menjaga kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan 5M sebagai kunci untuk memberikan perlindungan yang optimal," tutupnya. (nto)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved