Breaking News:

Komentar I Putu Gede Setelah PSS Sleman Kalah 0-2 dari Arema FC

PSS Sleman harus mengakui keunggulan Arema FC 2-0 di laga pekan ke-19 Liga 1 2021 yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
Tribunnews/Muhammad Nursina
Duel Arema FC vs PSS Sleman di 

TRIBUNJOGJA.COM, BALI - PSS Sleman harus mengakui keunggulan Arema FC 2-0 di laga pekan ke-19 Liga 1 2021 yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (13/1/2022) malam.

Dua gol Arema FC dicetak oleh Kushedya Hari Yudo (53') dan Dendi Santoso (57').

Seusai laga, pelatih PSS Sleman, I Putu Gede mengatakan faktor kekalahan timnya dari Arema FC adalah mentalitas.

Sejak babak pertama tim berjuluk Super Elang Jawa itu memang tampak kesulitan menembus pertahanan Arema FC. 

Skema bola-bola pendek yang diperagakan oleh Bagus Nirwanto dkk tidak begitu berjalan dengan baik dan kerap patah ketika masuk ke sepertiga lapangan Singo Edan, julukan Arema FC.

"Kita memang main dengan sabar karena sirkulasi bola tidak jalan, jadi bukan masalah kita ambil seri dengan main di belakang, rencananya sama dengan satu kita lawan Persiraja. Tapi sekarang kita lawan Arema dan jelas berbeda, tim yang memang favorit dan mereka punya mental," katanya seusai pertandingan. 

Menurut Putu Gede, permainan PSS memang sudah berjalan sesuai rencana, namun masuk babak kedua terdapat kesalahan yang berujung Super Elja kebobolan.

Baca juga: Baru PSS Sleman Era Dejan Antonic Mampu Kalahkan Arema FC

Baca juga: PSS Sleman Kalah 0-2 dari Arema FC, Kecolongan di Menit Awal Babak Kedua

Apalagi dua gol yang dicetak oleh pemain Arema FC terjadi dalam skema yang hampir serupa dan dalam jangka waktu yang berdekatan.

"Di babak pertama kita lihat cukup bagus, pemain lakukan apa yang kita mau, tapi di babak kedua terlalu mudah untuk Arema buat gol, ini satu pengalaman yang harus dievaluasi untuk ke depannya," jelasnya. 

Putu melanjutkan, jika saat PSS Sleman kebobolan untuk kedua kalinya, ia melihat gestur yang kurang baik dari pemain.

Gestur itu menurutnya menunjukkan para pemain merasa permainan tak akan berpihak padanya.

"Situasi gol sama, waktunya dekat, mereka (Arema FC) begitu cepat berbenah di babak pertama. Dan saya lihat ada gestur pemain kita yang merasa permainan sudah selesai, nah ini yang tidak boleh kembali terjadi," jelasnya. 

Pada kesempatan yang sama striker PSS Sleman, Wander Luiz turut buka suara mengenai penampilan timnya malam ini. 

"Bukan gim buruk yang telah kita mainkan malam ini. Kita main bagus di paruh pertama, bisa mendapatkan sejumlah peluang. Tapi ada beberapa kesalahan yang membuat kita harus kebobolan," katanya. (Tribunjogja)

 

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved