Breaking News:

Obyek Wisata

Inilah Desa Wisata di Sleman yang Sediakan 5 Bahasa Asing Pengantar untuk Wisatawan

Desa Wisata Jaka Garong yang berada di Kabupaten Sleman ini menyediakan 5 bahasa asing sebagai pengantar bagi wisatawan

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Mona Kriesdinar
Dok. Pokdarwis Jaka Garong untuk Tribun Jogja
Pengunjung menikmati kegiatan yang ada di Jaka Garong, Desa Wisata di Kalurahan Wonokerto, Turi, Sleman. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kabupaten Sleman memiliki desa wisata dengan berbagai keunggulannya masing-masing. Satu di antaranya adalah Desa Wisata Jaka Garong yang merupakan akronim dari Jelajah Alam Kawasan Garongan. Di obyek wisata yang berada di Dusun Garongan, Kembang, Wonokerto, Kapanewon Turi, Sleman ini, pihak pengelola menyediakan lima bahasa asing untuk pengantar bagi wisatawan.

"Edukasi bahasa ini kita kombinasi dengan kegiatan kami. Misalnya, edukasi masuk kebun. Maka penjelasan budidaya salak ke wisatawan menggunakan beragam bahasa. Tergantung request (permintaan). Sudah ada tim pemandu bahasa," kata Ketua Pengelola Desa Wisata Jaka Garong, Agus Sugiarto.

Adapun kelima bahasa asing itu meliputi bahasa Inggris, Jepang, Mandarin, Korea dan Bahasa Arab.

Menurut Agus, desa wisata ini memang mengusung tema edukasi bahasa yang dipadukan dengan kegiatan wisata outdoor.

Kegiatan peran kader menghadapi covid-19 di Desa Wisata Jaka Garong, Kalurahan Wonokerto, Kecamatan Turi, Minggu 18 Oktober 2020
Kegiatan peran kader menghadapi covid-19 di Desa Wisata Jaka Garong, Kalurahan Wonokerto, Kecamatan Turi, Minggu 18 Oktober 2020 (Ist)

Ia menjelaskan bahwa pemandu bahasa ini berasal dari warga lokal yang sebelumnya pernah menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di mancanegara.

Mereka akan mendampingi dan mengajak wisatawan menjelajahi Wisata Garongan menggunakan bahasa asing sesuai permintaan.

Bahasa yang digunakan adalah bahasa sehari-hari yang mudah dimengerti. 

"Ini sangat efektif bagi wisatawan untuk belajar bahasa," tutur Agus. 

Lebih lanjut, Ketua Pokdarwis Kalurahan Wonokerto ini menceritakan dusun Garongan - Kembang sudah dicanangkan menjadi desa wisata sejak 1998. Namun, mulai dikembangkan tahun 2008 dengan konsep outing, kegiatan yang menyenangkan. 

Selain outbound, susur sungai, desa wisata Jaka Garong juga menyediakan atraksi kuliner.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved