Breaking News:

Berita Kesehatan

8 Penyebab Umum Pendarahan Otak, Kenali Gejalanya Berikut Ini

Pendarahan otak seperti yang dialami Tukul Arwana bisa dipicu oleh sejumlah penyebab. Berikut 8 penyebab pendarahan otak di antaranya

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
Express
Ilustrasi gejala tumor otak 

TRIBUNJOGJA.COM - Pendarahan otak seperti yang dialami komedian Tukul Arwana bisa terjadi pada siapa pun. Utamanya untuk penyebab yang sifatnya umum semisal akibat dari trauma di kepala. Selain akibat trauma, pendarahan otak juga bisa dipicu oleh sebab lain yang sifatnya spesifik, semisal adanya kelainan.

Nah apa saja penyebab terjadinya pendarahan otak?

Sebagaimana dilansir WebMD, berikut ini merupakan beberapa faktor risiko dan penyebab pendarahan otak, yang paling umum meliputi:

  1. Trauma kepala. Cedera adalah penyebab paling umum dari pendarahan di otak bagi mereka yang berusia di bawah 50 tahun.
  2. Tekanan darah tinggi. Kondisi kronis ini dapat, dalam jangka waktu yang lama, melemahkan dinding pembuluh darah. Tekanan darah tinggi yang tidak diobati adalah penyebab utama pendarahan otak yang dapat dicegah.
  3. Aneurisma. Ini adalah melemahnya dinding pembuluh darah yang membengkak. Itu bisa pecah dan berdarah ke otak, menyebabkan stroke.
  4. Kelainan pembuluh darah. (Malformasi arteriovenosa) Kelemahan pada pembuluh darah di dalam dan di sekitar otak mungkin muncul saat lahir dan didiagnosis hanya jika gejalanya berkembang.
  5. Angiopati amiloid. Ini merupakan kelainan pada dinding pembuluh darah yang terkadang terjadi seiring bertambahnya usia dan tekanan darah tinggi. Ini dapat menyebabkan banyak pendarahan kecil yang tidak diketahui sebelum menyebabkan yang besar.
  6. Gangguan darah atau pendarahan. Hemofilia dan anemia sel sabit dapat menyebabkan penurunan kadar trombosit dan pembekuan darah. Pengencer darah juga merupakan faktor risiko.
  7. Penyakit liver. Kondisi ini berhubungan dengan peningkatan perdarahan secara umum.
  8. Tumor otak.

Apa Gejala Pendarahan Otak?

Gejala pendarahan otak bisa bermacam-macam. Mereka bergantung pada lokasi pendarahan, tingkat keparahan pendarahan, dan jumlah jaringan yang terkena.

Gejala cenderung berkembang secara tiba-tiba. Dan ini kemungkinan semakin memburuk.

Jika Anda menunjukkan salah satu dari gejala berikut, Anda mungkin mengalami pendarahan otak. Dan Anda memerlukan bantuan medis segera.

  • Sakit kepala parah yang tiba-tiba
  • Kejang tanpa riwayat kejang sebelumnya
  • Kelemahan pada lengan atau kaki
  • Mual atau muntah
  • Kewaspadaan berkurang; kelesuan
  • Perubahan penglihatan
  • Kesemutan atau mati rasa
  • Kesulitan berbicara atau memahami pembicaraan
  • Kesulitan menelan
  • Kesulitan menulis atau membaca
  • Kehilangan keterampilan motorik halus, seperti tremor tangan
  • Kehilangan koordinasi
  • Kehilangan keseimbangan
  • Indera perasa yang tidak normal
  • Hilang kesadaran

Perlu diingat bahwa banyak dari gejala ini sering disebabkan oleh kondisi selain pendarahan otak.

Sebagaimana dilansir WebMD, pendarahan otak merupakan jenis stroke. Kondisi ini disebut juga dengan istilah pendarahan intrakranial dan pendarahan intraserebral. Ini terjadi akibat pecahnya arteri di bagian otak yang kemudian menyebabkan pendarahan lokal di jaringan di sekitarnya.

Pendarahan ini membunuh sel-sel otak.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved