Breaking News:

Petani di Bantul Sukses Kembangkan Tanaman Cabai di Off Season, Siap Panen Raya di Bulan Februari

Anggota Komisi B DPRD Bantul melakukan sidak di lahan pertanian cabai wilayah Srigading, Kapanewon Sanden

Penulis: Santo Ari | Editor: Hari Susmayanti
Tribunjogja/Santo Ari
Anggota Komisi B DPRD Bantul sidak di lahan pertanian cabai wilayah Srigading, Kapanewon Sanden, Bantul, Selasa (11/1/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Anggota Komisi B DPRD Bantul melakukan sidak di lahan pertanian cabai wilayah Srigading, Kapanewon Sanden, Bantul, Selasa (11/1/2022).

Kegiatan ini untuk meninjau perkembangan tanaman cabai yang ditanam di luar musim atau off season.

Ketua Komisi B Wildan Nafis menyatakan bahwa pada beberapa bulan lalu harga cabai mengalami penurunan yang mengakibatkan para petani urung memanen cabainya dan membiarkan tanaman itu kering.

"Karena ongkos untuk memanen besar sehingga mereka rugi kalau memanen. Dari situ keluar ide, kita tantang petani, berani tidak kalau misalnya menanam cabai di luar musim, nanti akan kita anggarkan, nah mereka berani dan akhirnya kita anggarkan sekitar Rp 184 juta," ujarnya.

Anggaran tersebut digunakan petani untuk menanam cabai di luar musim tanam dan dialokasikan di dua hektar lahan pertanian, yakni di lahan tanah sawah dan lahan pasir.

"Dan hari ini kita melihat di lapangan, hasil dari anggaran yang kita gelontorkan kemarin, alhamdulilah di luar dugaan kita ternyata tanaman cabainya bagus. Baik di lahan tanah sawah dan lahan pasir," ungkap Wildan.

Adapun pada saat panen raya pada umumnya, akan terjadi penurunan harga cabai, seperti yang dialami para petani di Srigading beberapa bulan yang lalu.

Untuk menutup kerugian tersebut, maka para petani tersebut mulai menanam cabai di luar musim untuk menutup kerugian saat harga jatuh sebelumnya.

Baca juga: Cerita Sukses Produsen Keripik Belut Citra Rasa, Sehari Wartiyem Mampu Produksi Hingga Satu Kuintal

Pihaknya pun kini tinggal menunggu waktu panen raya di bulan Februari besok untuk melihat hasil dari penanaman cabai di luar musim.
 
"Menurut hukum ekonomi, kalau barang langka biasanya harga otomatis naik, nah ini harapannya di bulan Februari harga masih tetap tinggi. Ini langkah untuk menstabilkan harga cabai dan untuk menambah penghasilan para petani. Harapnnya bisa mendongkrak perekonomian para petani dan nama Kabupaten Bantul yang berani melawan musim," ujarnya.

Jika penanaman cabai di luar musim ini berhasil, Wildan bersama DPRD Bantul berkomitmen untuk terus mendukung agar program ini dapat berlanjut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved