Breaking News:

Benarkah Mesut Ozil Tertarik ke Liga Indonesia?

Raffi Ahmad dikabarkan tertarik mendatangkan Ozil ke klubnya, apabila terealisasi jelas ini menjadi sejarah tersendiri di sepak bola Indonesia.

Net
Mezut Ozil (kiri) 

"Ozil luar biasa. Dia bisa membaca permainan dan tahu kapan dia perlu memainkan operan ketika dia harus menggiring bola – that’s simply class."

DEMIKIAN pujian tinggi yang disematkan bintang Portugal, Cristiano Ronaldo kepada Mesut Ozil ketika keduanya masih menjadi rekan satu tim di klub raksasa Spanyol, Real Madrid.

Hanya Gareth Bale dan Karim Benzema yang memberikan lebih banyak assist kepada Ronaldo dalam kariernya, dan Mesut Ozil bermain dengan CR7 hanya selama tiga musim. Tiga musim itu terjadi antara 2010 dan 2013 di Real Madrid ketika La Liga berada di puncak kualitas, hiburan, dan nilai superstar.

Lionel Messi, David Villa, Xavi, Iniesta, Xabi Alonso, Ronaldo, Radamel Falcao, dan banyak lagi ikon sepak bola entah bagaimana berada di liga yang sama pada waktu yang sama. Sementara, El Clasico menjadi pertarungan pamungkas antara dua tim yang memiliki bakat luar biasa, Barca vs Madrid.

Dengan semua bintang ini bermain di masa jayanya, sulit untuk memilih yang menonjol di luar Messi dan Ronaldo. Hingga kemudian muncul sosok playmaker 21 tahun dari Gelsenkirchen, Jerman Barat.

Madrid mengalahkan Manchester United, Barcelona, dan Arsenal dengan penandatanganan Pemain Internasional Jerman dari Werder Bremen dengan harga sekitar £15 juta, seiring penampilannya yang menonjol di Piala Dunia 2010, di mana ia menjadi pemberi assist teratas di kompetisi 4 tahunan itu. Ini sangat mengganggu Wayne Rooney, yang dilaporkan 'memohon' kepada Sir Alex Ferguson untuk membawanya ke Old Trafford.

Selama di Los Blancos, Ozil membuktikan dirinya sebagai salah satu playmaker terhebat sepanjang masa. Dia adalah pemberi assist teratas di La Liga di semua musimnya di sana, dan mengakhiri kariernya di Madrid dengan 80 assist, lebih banyak dari siapapun di Eropa selama periode yang sama.

Mengenakan nomor punggung 23 yang sebelumnya identik dengan Guti dan David Beckham. Ozil membuat start pertamanya dalam kemenangan 1-0 atas Osasuna, langsung masuk ke-10 peran pilihannya di belakang Gonzalo Higuain dan di antara Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema.

Tidak butuh waktu lama baginya untuk mencatatkan assist pertamanya, menciptakan gol pembuka Angel Di Maria saat bertandang ke Real Sociedad di pertandingan berikutnya, dan beberapa minggu kemudian mencetak enam kontribusi gol hanya dalam tiga pertandingan.

Ozil juga mendapat assist pada dua pertandingan Liga Champions pertamanya untuk klub dan mencetak gol melawan AC Milan di pertandingan ketiganya. Dia mengakhiri babak penyisihan grup dengan kontribusi lima gol dalam lima pertandingan saat Real menempati posisi teratas, periode yang termasuk salah satu assist terbesarnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved