Breaking News:

WAWANCARA EKSKLUSIF

WAWANCARA EKSKLUSIF dengan Jayil Pak Sutradara Film Georgia, Bicara Keadilan untuk Korban Perkosaan

Film pendek asal Korea Selatan, Georgia (2020) memang sempat booming di Indonesia lantaran kisahnya yang cukup dekat dengan apa yang terjadi di dalam

Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Muhammad Fatoni
Dokumentasi Jayil Pak
Banner film pendek Georgia (2020) 

TRIBUNJOGJA.COM - Film pendek asal Korea Selatan, Georgia (2020) memang sempat booming di Indonesia lantaran kisahnya yang cukup dekat dengan apa yang terjadi di dalam negeri.

Georgia yang berdurasi 29 menit itu sempat tayang di Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2021 dan menarik perhatian banyak orang Indonesia.

Dari situ, sutradara Georgia, Jayil Pak sempat memberikan kesempatan penonton film Indonesia untuk menikmati Georgia secara daring di akun YouTube Jayil Pak.

Film itu diputar gratis hanya seminggu dan saat ini tidak lagi ditayangkan oleh Jayil Pak.

Tim Tribun Jogja sempat mewawancarai Jayil Pak setelah film tersebut banyak dibicarakan netizen di media sosial.

Jayil, sutradara lulusan New York University mengatakan dirinya senang dengan banyaknya respons positif dari penonton di Indonesia.

Sutradara film pendek Georgia, Jayil Pak
Sutradara film pendek Georgia, Jayil Pak (Dokumentasi Jayil Pak)

Sehingga, dia mau membuka forum diskusi di media sosial bersama dengan penonton lain, membicarakan apa saja yang ada di film Georgia.

Termasuk dengan simbol-simbol yang ia utamakan di film, seperti penggunaan pakaian biru dan merah yang melambangkan bendera Korea Selatan.

Ia turut menaruh simbol dan filosofi penggunaan font Georgia di spanduk yang dibentangkan orang tua korban pemerkosaan.

Alih-alih terbaca, spanduk tersebut justru hanya terlihat sebagai deretan kotak-kotak dan foto korban saja.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved