Breaking News:

Taman Kelinci Magelang, Wahana Wisata Edukasi dan Bermain yang Instagramable

Pengunjung bisa menikmati fasilitas yang disediakan mulai dari memberi makan kelinci, bermain angklung, hingga  belajar berbahasa inggris

Tribun Jogja/ Nanda Sagita
Suasana Taman Kelinci Magelang yang mulai didatangi pengunjung, Senin (10/01/2022) 

Laporam Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Destinasi wisata Taman Kelinci yang terletak di Dusun Parakan, Ngargogondo,Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang merupakan destinasi yang menawarkan wisata edukasi dan bermain.

Di tempat wisata ini, pengunjung bisa menikmati fasilitas yang disediakan mulai dari memberi makan kelinci, bermain angklung, hingga  belajar berbahasa inggris.

Menariknya, agar tidak membosankan bagi para pengunjungnya destinasi wisata ini juga memiliki spot-spot foto dengan tema nuansa Jepang.

"Taman kelinci memang dibuat untuk menyasar wisata keluarga. Jadi, tak heran fasilitas yang diberikan harus ramah untuk anak-anak. Anak-anak bisa bermain sedangkan orangtua bisa duduk-duduk ataupun  sekedar mengambil gambar di spot-spot yang sudah,"terang staf Pengolah Desa Bahasa, Taman Kelinci, Nurul, saat ditemui di lokasi pada Senin (10/01/2022).

Selama masa pandemi Covid-19, pihaknya membuat gebrakan baru dengan memberikan paket wisata ditambah kuliner.

Hal ini dilakukan agar menarik pengunjung untuk datang berwisata.

"Kalau sekarang, setiap pembelian tiket sudah include untuk kulinernya. Di mana  harga tiket baik dewasa maupun anak-anak sebesar Rp20 ribu. Tiket ini, nantinya bisa ditukar dengan makanan yang ada di dalam wahana," terangnya.

Sementara itu, untuk masuk ke dalam Taman Kelinci pihaknya pun tetap menerapkan prokes ketat mulai dari pengecekan suhu tubuh, aplikasi peduli lindungi, serta pembatasan jumlah pengunjung.

Begitupun untuk pengunjung anak-anak di bawah 12 tahun diperbolehkan masuk dengan didampingi orangtua.

Adapun untuk operasional Taman Kelinci dibuka mulai pukul 09.00 WIB-16.30.WIB setiap hari.

"Pengunjung harus mematuhi prokes. Saat ini, kunjungan masih didominasi dari wisatawan sekitar Magelang seperti Jogja, Temanggung, atau Wonosobo. Sedangkan, untuk luar Jawa Tengah masih sedikit. Untuk jam operasional masih sama seperti dulu,"urainya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved