Breaking News:

Berita Bisnis Terkini

Lion Air Kembali Terbang “Non-Stop” dari Jakarta ke Madinah, Efektif 8 Januari 2022

Penerbangan tujuan Jeddah dan Madinah ini terlaksana setelah Lion Air memenuhi semua kualifikasi dan persyaratan dari Kemenhub dan GACA.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Lion Air memulai layanan penerbangan perdana kembali untuk ibadah umrah dari Jakarta melalui Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten (CGK) tujuan Bandar Udara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz-Madinah (MED). 

TRIBUNJOGJA.COM - Lion Air member of Lion Air Group hari ini Sabtu (08/01/2022) memulai layanan penerbangan perdana kembali untuk ibadah umrah dari Jakarta melalui Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten (CGK) tujuan Bandar Udara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz-Madinah (MED).

Penerbangan berangkat dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta menggunakan nomor terbang JT-1110, pesawat lepas landas pada 13.10 (Waktu Indonesia Barat, GMT+ 07) dan dijadwalkan tiba di Bandar Udara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz-Madinah pukul 19.30 waktu setempat Arabia Standard Time (AST), GMT +03).

"Lion Air memenuhi dan menjalankan ketentuan operasional menurut masing-masing negara serta aturan internasional," ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro melalui siaran resmi yang diterima Tribunjogja.com .

Penerbangan tujuan Jeddah dan Madinah ini terlaksana setelah Lion Air memenuhi semua kualifikasi dan persyaratan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan otoritas penerbangan sipil Arab Saudi atau General Authority of Civil Aviation (GACA) termasuk audit keselamatan dan keamanan.

Baca juga: Aturan Main Baru bagi Jemaah Umrah Asal Indonesia, Ada Gelang Khusus, Begini Penjelasannya

Lion Air Group tetap menerapkan semua ketentuan penerbangan yang berlaku selama masa waspada pandemi Corona Virus Disease 2019 ( Covid-19 ). 

"Untuk pemberangkatan dan pemulangan jemaah umrah dilakukan satu pintu melalui Asrama Haji Pondok Gede," tambahnya.

Persyaratan kesehatan telah dipenuhi, bahwa semua awak pesawat sudah menjalani pengecekan kesehatan berkalan dan termonitor, sudah divaksin dosis lengkap dengan vaksin yang diterima otoritas kesehatan Arab Saudi, uji kesehatan Covid-19 (hasil negatif Reverse Transcription-Polymerase Chain Reaction (RT-PCR), uji kesehatan jantung, tekanan darah dan lainnya.

Tercatat 414 calon jemaah umrah telah memenuhi persyaratan sebagaimana ketentuan yang berlaku terdiri dari pemeriksaan (screening) kesehatan 1x24 jam sebelum berangkat meliputi pemeriksaan kesehatan, vaksinasi Covid-19, meningitis dan pemeriksaan PCR dengan fasilitas kesehatan (rumah sakit dan laboratorium) yang diterima otoritas kesehatan Arab Saudi.

Penerbangan umrah ditandai pengoperasian Airbus 330-900NEO registrasi PK-LES yang dilayani tanpa henti (non-stop), sebagai pesawat terbaru berbadan lebar (wide body) dan operator pertama di Asia Pasifik yang menggunakan armada ini.

Pengoperasian Airbus 330-900NEO menjadi bagian dari langkah strategis Lion Air guna memperkuat pengembangan bisnis penerbangan jarak jauh (long haul) yang memerlukan waktu tempuh lebih dari 13 perjalanan tanpa henti (nonstop).

Baca juga: Lion Air Tambah Jaringan Kerja Sama Rapid Tes Antigen bagi Penumpang dari Yogyakarta

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved