Breaking News:

Berita Klaten Hari Ini

Perubahan 25 SOTK di Pemkab Klaten, Bidang Pasar Disdagkop Hilang, Persampahan Pindah ke DLH

Perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) yang ditetapkan pemerintah pusat mulai ditindaklanjuti oleh Pemkab Klaten.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Bupati Klaten Sri Mulyani saat melantik 182 pejabat di lingkungan Pemkab Klaten di Pendopo Pemkab Klaten, Jumat (7/1/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) yang ditetapkan pemerintah pusat mulai ditindaklanjuti oleh Pemkab Klaten, Jawa Tengah.

Bupati Klaten, Sri Mulyani melantik dan mengambil sumpah janji jabatan sebanyak 182 pejabat dari 25 SOTK baru yang tersebar di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pendopo Pemkab Klaten, Jumat (7/1/2022).

Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Klaten, Slamet menjelaskan perubahan SOTK itu sesuai dengan PP Nomor 18 tahun 2016 dan sudah ditindaklanjuti dengan Perda Nomor 7 tahun 2021.

"Berdasarkan itu, kita ada 25 SOTK baru, sehingga setelah adanya perubahan nomenklatur maka semua pejabat yang ada di situ harus dilantik dan diambil sumpah janjinya," ujarnya saat Tribunjogja.com temui seusai pelantikan SOTK baru itu.

Baca juga: Wakil Bupati Klaten Lantik 96 Pejabat Fungsional : Semuanya Wajib Bekerja Maksimal

Menurut Slamet, pada SOTK baru ini, terjadi beberapa perpindahan wewenang dan tanggung jawab seperti bidang persampahan yang dulunya berada di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Klaten.

Mulai tahun 2022 setelah adanya SOTK yang baru pindah dan berada di bawah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Klaten.

Kemudian, bidang kehutanan yang dulunya ada di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), sekarang tidak ada dan nama DLHK juga berubah menjadi Dinas Lingkungan Hidup atau disingkat DLH.

Selanjutnya, SOTK pada Bidang Pengelolaan Pasar di Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Klaten juga mengalami perubahan nomenklatur.

"Pasar juga, kabid Pasar itu sekarang hilang dan pasar saat ini masih di bawah Disdagkop tapi bidang apa saya lupa," paparnya.

Baca juga: Ronny Roekmito Purna Tugas, Bupati Klaten Sri Mulyani Tunjuk Jajang Prihono jadi Pj Sekda

Sementara itu, Bupati Klaten meminta setiap Kepala OPD dan SOTK yang baru untuk menyusun dan memiliki program-program unggulan yang efektif dan nyata untuk bisa dinikmati masyarakat.

"Tidak boleh OPD bekerja asal-asalan, seolah-olah tidak ada ruh dengan target yang jelas yang ujung-ujungnya sekedar menghambur-hamburkan uang negara," ucapnya.

Ia menyampaikan, para pejabat yang diangkat di atas sumpah itu untuk mengemban amanah mewujudkan kesejahteraan dan kemajuan rakyat Klaten.

"Saya tidak ingin melihat para ASN Pemkab Klaten malas bekerja. Tidak memahami tupoksi, tidak memiliki kompetensi dan tidak memiliki integritas yang tinggi apalagi merendahkan martabat sebagai abdi negara," tegasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved