Breaking News:

Obyek Wisata

Umbul Kroman, Surga Tersembunyi di Mranggen Klaten Mulai Dikembangkan Jadi Destinasi Wisata Baru

Wilayah Klaten diberkahi dengan ribuan mata air yang mengalir dari berbagai sudut desa, yang kemudian dimanfaatkan warga untuk kebutuhan sehari-hari.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM/ Almurfi Syofyan
TAMASYA - Pengunjung menikmati kesejukan Umbul Kroman di Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom, Selasa (4/1/2022). 

Wilayah Klaten diberkahi dengan ribuan mata air yang mengalir dari berbagai sudut desa. Ribuan mata air itu kemudian dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk kebutuhan sehari-hari hingga berkembang menjadi tempat wisata.

BEBERAPA sumber mata air yang kemudian berkembang jadi objek wisata terkenal, sebut saja, Umbul Ponggok, Umbul Cokro, Umbul Pluneng, Umbul Manten, Umbul Kapilaler, dan umbul-umbul lainnya. Namun pada awal tahun ini, muncul lagi satu umbul yang siap meramaikan objek wisata air di Kabupaten Bersinar.

Umbul tersebut bernama Umbul Kroman yang berada di Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Selasa (4/1/2022) sekitar pukul 10.00 saya berkunjung umbul tersebut.

Terlihat umbul itu masih sangat asri. Belum banyak bangunan dibuat di sekitar lokasi umbul berada. Airnya jernih sehingga ikan-ikan yang mondar-mandir di dasar umbul bisa terlihat dengan sangat jelas.

Adapun luas umbul tersebut sekitar 50 meter persegi. Pada dua akses utama menuju umbul tampak sedang dibangun toilet dan kamar bilas.

Belum dibuka

Seorang warga kampung Kroman, Desa Mranggen, Subadi (50) menyebut jika umbul tersebut sebenarnya belum dibuka untuk umum. Saat ini, pihak desa masih melakukan pembenahan serta membuat kelengkapan seperti toilet dam kamar bilas.

"Meski belum dibuka, pengunjung tetap ramai ke sini. Itu setiap hari ada saja yang datang, baik dari desa tetangga atau luar Klaten," katanya saat saya temui di umbul itu.

Menurut Subadi, dulunya Umbul Kroman luas kolamnya tidak sebesar kolam saat ini. Namun karena warga mulai banyak berkunjung akhirnya Pemerintah Desa (Pemdes) Mranggen melakukan penataan.

"Dulu ini mata airnya kecil, terus dibuatkan kolam untuk diperluas tahun 2021 lalu. Ini nama umbulnya, Umbul Kroman," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Mranggen, Miseran mengatakan, pengembangan Umbul Kroman baru mulai dilakukan sejak tahun lalu. Kala itu dianggarkan untuk pembuatan kamar mandi dan kamar bilas.

Oleh karena itu belum benar-benar dikembangkan dan dikelola serius atau secara profesional. Menjadi titik perhatian adalah masyarakat tahu jika ada umbul yang bagus di Mranggen.

Menurutnya, setiap akhir pekan dan hari-hari libur, pengunjung di Umbul Kroman bisa mencapai 250 orang. Melihat potensi wisata itu, Miseran bersama perangkat desa setempat akan memprioritaskan pengembangan umbul itu.

Ia bercerita, berdasarkan kepercayaan warga sekitar, para pengunjung yang mandi di Umbul Kroman itu bisa membuka aura kecantikannya. "Kepercayaan warga sejak dulu, bagi orang luar Mranggen yang mandi di umbul itu bisa membuka aura kecantikannya. Jadi banyaknya pengunjung juga karena itu," ulasnya. (Almurfi Syofyan)

Baca Tribun Jogja edisi Rabu 5 Januari 2022 halaman 01

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved