Breaking News:

Kisah Inspiratif

Pegiat Lingkungan Asal Magelang Olah Sampah Jadi Kerajinan Bostik Bernilai Jual Tinggi

Limbah botol plastik yang tidak terpakai ini, melalui tangan dinginnya disulap menjadi kerajinan bostik (botol sampah plastik) bernilai jual.

TRIBUNJOGJA.COM / Nanda Sagita
Hadi Prayitno saat memperlihatkan hasil karyanya di galeri kecilnya, Selasa (04/01/2022). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Botol-botol plastik bekas berbagai ukuran nampak tersusun rapi di area belakang rumah, Hadi Prayitno (47), seorang pegiat lingkungan asal Susukan, Tegalarum, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang.

Limbah botol plastik yang tidak terpakai ini, melalui tangan dinginnya disulap menjadi kerajinan bostik (botol sampah plastik) bernilai jual.

Hadi mengatakan, dirinya berkecimpung dalam dunia seni kerajinan bostik sejak tahun 2016 lalu.

Hal itu didorong, atas kepeduliannya terhadap lingkungan untuk mengurangi limbah plastik.

"Sampah plastik ini kan, limbah yang sangat sulit terurai, butuh waktu lama. Jika, terus dibiarkan tanpa pengolahan yang tepat bisa membuat lingkungan tercemar. Sehingga, harus ada yang mencoba untuk memulainya,"ujarnya pada Tribunjogja.com, saat ditemui di rumahnya Selasa (04/01/2022).

Baca juga: Manfaatkan Sampah Daun Pisang, Desainer Indria Aryanto Ciptakan Kreasi Baru di Dunia Fashion

Berangkat dari rasa kepedulian dan ketekunannya. 

Ia pun mulai mengeksplorasi botol-botol plastik bekas menjadi berbagai jenis karya.

Mulai dari, tempelan dinding, bunga hias, lampion, lukisan, hingga patung karakter hewan.

Proses pengolahan limbah plastik pun berbeda-beda tiap karyanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved