Sambut PORDA XVI DIY, Pemkab Sleman Bergerak Cepat Lakukan Standarisasi Venue 

Pekan Olahraga Daerah (PORDA) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) XVI rencananya digelar bulan September 2022

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA/ Taufiq Syarifudin
Atlet yang tergabung dalan Warriors Pro Speed Skating Club berlatih di lapangan parkir Stadion Maguwoharjo, Kamis (4/2/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pekan Olahraga Daerah (PORDA) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) XVI rencananya digelar bulan September 2022.

Sleman didapuk sebagai tuan rumah.

Saat ini, pelbagai persiapan dilakukan.

Satu di antaranya mulai merencanakan perbaikan sejumlah venue olahraga, agar sesuai dengan standar PORDA. 

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sleman, Agung Armawanta mengatakan ada sejumlah venue olahraga di Sleman yang akan dilakukan perbaikan untuk menyambut pekan olahraga daerah tersebut.

Di antaranya, GOR Pangukan, lapangan tenis di Tridadi, GOR Klebengan untuk olahraga panjat tebing dan basket.

Kemudian, perbaikan juga dilakukan di Stadion Maguwoharjo di bagian lapangan tembak dan sepatu roda. 

"Saya sudah ketemu konsultan perencananya. Besok Kamis (6/1/2022) ini, kami akan ketemu dengan cabor (cabang olahraga) yang akan diperbaiki venuenya," kata dia, Selasa (4/1/2022). 

Pertemuan tersebut, menurutnya akan membahas mengenai gambar Detail Engineering Design (DED) untuk perbaikan venue.

Nantinya, setelah ada perbaikan, venue tersebut diharapkan dapat memenuhi standar PORDA yang akan diverifikasi KONI DIY. Minggu ini, DED perbaikan venue mulai dalam pembahasan. 

Baca juga: Porda DIY 2022 dan Peparda DIY 2022 Berpotensi Digelar Bersamaan

Baca juga: Upayakan Kualitas Porda XVI Meningkat, KONI DIY Lakukan Kunjungan ke KONI Kota Yogyakarta

"Bulan Februari diharapkan sudah bisa dilelang untuk perbaikan," kata dia. 

Terpisah, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sleman, Joko Hastaryo mengatakan, sesuai informasi nantinya ada 43 cabor yang akan mengikuti PORDA XVI.

Dari jumlah cabor tersebut, sebagian besar venue berada di Sleman. Namun, ada beberapa juga yang hampir dipastikan tidak bisa dilaksanakan di Bumi Sembada. 

"Yang hampir pasti tidak bisa di Sleman, ya aeromodelling. Itu biasanya di Gunung Kidul, di lapangan Gading. Kemudian Dayung di Congot, Kulon progo. Lalu Berkuda, kita sudah berusaha tapi kayaknya belum bisa selesai dalam waktu dekat, mungkin digelar di Bantul," kata Joko. 

Adapun untuk venue olahraga tembak, Kabupaten Sleman masih bisa mengusahakan untuk jarak dekat di Stadion Maguwoharjo. Sementara olahraga tembak jarak jauh dilaksanakan di Kulon Progo. 

Menjadi tuan rumah Porda DIY ke-XVI,  Kabupaten Sleman terus berbenah agar dapat menyambut dengan meriah. Pembukaaan diusulkan digelar di stadion Maguwoharjo.

Joko mengatakan, pihaknya akan menyiapkan venue dengan maksimal sesuai standarisasi dari KONI DIY. 

"Untuk atletik di atas rumput sintetis di Stadion Tridadi mungkin diperbaiki. Lalu, sepatu roda di halaman parkir Maguwoharjo. Itu sudah bagus, tapi harus nunggu verifikasi KONI DIY," kata dia. (Tribunjogja)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved