Gugatan “Bayi Nirvana” Model Cover Album Nevermind Ditolak
Elden adalah sosok yang muncul sebagai bayi telanjang di sampul album “Nirvana”, milik kelompok musik legendaris beraliran grunge asal Amerika Serikat
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Seorang hakim di California menolak gugatan terhadap Nirvana” yang dilakukan oleh Spencer Elden.
Sebagai informasi, Elden adalah sosok yang muncul sebagai bayi telanjang di sampul album Nirvana, milik kelompok musik legendaris beraliran grunge asal Amerika Serikat itu.
Elden menggugat band tahun lalu, dengan menuduh adanya tindakan eksploitasi seksual, dan bahwa karya seni tersebut merupakan pelecehan seksual anak.
Sekarang Elden berusia 30 tahun, dan dia mengatakan gambar cover album terkenal itu telah menyebabkan dia mengalami tekanan emosional yang ekstrem dan permanen.
Selain itu, Elden mengklaim bermasalah dengan pekerjaan serta tidak mampu mendapatkan kenikmatan hidup.
Sementara itu, Nirvana telah mengajukan penolakan terhadap gugatan tersebut bulan lalu, dan mengatakan bahwa argumen Elden tidak berdasar.
"Klaim Elden bahwa foto di sampul album Nevermind adalah pornografi anak, tidak serius," kata pengacara Nirvana, seperti dikutip Tribun Jogja dari BBC News.
Mereka melanjutkan, sekarang ini, Elden justru tampaknya sedang menikmati ketenaran sebagai "bayi Nirwana" berkat sampul album Nevermind.
"Dia telah membuat ulang foto itu dengan imbalan bayaran, berkali-kali; membuat tato di dadanya; dia telah muncul di sebuah acara bincang-bincang dengan mengenakan pakaian parodi berwarna telanjang; dia telah menandatangani salinan sampul album untuk dijual di eBay; dan dia telah menggunakannya untuk mencoba mendapatkan pacar."
Mosi tersebut diajukan oleh para pengacara yang mewakili anggota Nirvana yang masih hidup, Dave Grohl dan Krist Novoselic; Courtney Love, janda Kurt Cobain; dan Kirk Weddle, fotografer gambar sampul.
Terlepas dari manfaat kasus Elden, mereka berpendapat, undang-undang pembatasan klaimnya telah berakhir pada tahun 2011, yang berarti dia terlambat untuk menuntut.
Pengacaranya berpendapat bahwa undang-undang pembatasan tidak berlaku, selama Nevermind terus dijual dalam bentuknya yang sekarang.
"Pornografi anak adalah kejahatan selamanya," kata Marsh Law kepada Variety dalam sebuah pernyataan tahun lalu.
"Setiap distribusi atau keuntungan yang diperoleh dari gambar eksplisit seksual seorang anak tidak hanya memunculkan tanggung jawab jangka panjang tetapi juga menimbulkan trauma seumur hidup.
“Ini biasa terjadi pada semua klien kami yang menjadi korban pornografi anak yang diperdagangkan secara aktif, terlepas dari berapa lama gambar telah dibuat."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Cover-album-Nevermind-Nirvanadan-Spencer-Elden-pria-yang-merupakan-model-bayi.jpg)