Breaking News:

PHRI DIY Sebut Okupansi Hotel Selama Libur Natal dan Tahun Baru Tak Capai Target

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY menargetkan okupansi hotel selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mencapai 80 persen.

Istimewa
ilustrasi Hotel 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY menargetkan okupansi hotel selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mencapai 80 persen.

Sayangnya target okupansi tersebut tidak bisa terpenuhi.

Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono mengatakan okupansi hotel selama libur Nataru hanya mencapai 60,2 persen saja. 

Baca juga: Dua Kelompok Pengendara Motor Terlibat Pertikaian Hingga Pelemparan Batu di Jalanan Kota Yogyakarta

"Kalau kemarin kan targetnya 80 persen, tetapi tidak mencapai target. Kalau untuk hotel bintang okupansi sekitar, 68 sampai 75 persen. Tetapi kalau akumulasi dengan hotel non bintang ya 60,2 persen," katanya, Minggu (02/01/2022).

Menurut dia, ada beberapa hal yang mempengaruhi okupansi selama libur Nataru.

Selain ada kekhawatiran varian baru Omicron, ada isu penyekatan di wilayah DI Yogyakarta.

"Ada isu ganjil-genap juga, itu yang kemudian membuat wisatawan menunda liburannya. Yang paling penting karena ASN kan tidak boleh cuti," sambungnya.

Ia mengungkapkan meski okupansi jauh dari target, namun perlu disyukuri. Hal itu karena okupansi tahun 2021 lebih baik dari tahun sebelumnya. 

Baca juga: KEAJAIBAN Sholat Dhuha Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes Melitus, Ini Bacaan Niat Sholat Dhuha

Tahun lalu saat awal pandemi Covid-19, okupansi hotel hanya mencapai 10 hingga 20 persen saja.

Hal itu karena ada pembatasan kegiatan masyarakat. 

"Ya perlu kita syukuri, karena sudah lebih baik dari tahun sebelumnya. Sekarang kita berupaya supaya hotel-hotel guyub, sehingga yang naik tidak hanya hotel bintang, tapi juga non bintang," ungkapnya. (maw)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved