Breaking News:

Sering Dimanfaatkan Masyarakat, Uji Klinik pada Produk Herbal Dinilai Penting

Pemanfaatan obat herbal sebagai obat alternatif atau obat komplementer masih menjadi primadona, khususnya bagi masyarakat Indonesia.

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
istimewa
Salah satu produk herbal yang sudah menjalani uji klinik tiga kali, Nutrafol CHOL 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemanfaatan obat herbal sebagai obat alternatif atau obat komplementer masih menjadi primadona, khususnya bagi masyarakat Indonesia.

Anggota Tim Investigator PT Clinisindo Laboratories yang sering melakukan uji klinik untuk obat herbal, Budi Prasaja SSi Apt MM mengatakan secara umum ada dua proses pengolahan obat herbal yaitu pengolahan tradisional dan modern.

Dia mengatakan, pengolahan tradisional dimulai melalui proses pembuatan yang sederhana dengan ditumbuk, digiling, dan direbus, kemudian hasil olahan  langsung dikemas dan digunakan, pembuktian khasiat dan keamanannya berdasarkan pengetahuan tradisional atau turun temurun.

Baca juga: Pungkasi Tahun 2021, Astra Motor Yogyakarta Gelar Jelajah Alam Honda CRF150L

Sementara, pengolahan modern melalui prosedur yang lebih ilmiah dengan cara memahami tempat kerja obat sehingga dapat dipahami interaksi obat dengan reseptornya. 

Penemuan dengan cara ini biasanya dapat menjelaskan bagaimana mekanisme efek terapi dan efek samping dari obat tersebut. 

“Sebenarnya kedua cara pengolahan tersebut memerlukan metode pembuktian yang dapat dipercaya dan memiliki nilai secara ilmiah,” ujarnta dalam keterangan, Sabtu (1/1/2022).

Kata dia, metode yang sudah disepakati dan telah ditetapkan dengan peraturan dari BPOM saat ini adalah metode uji klinik.

“Uji klinik adalah suatu usaha untuk memastikan efektivitas, keamanan dan gambaran efek samping yang sering timbul pada manusia akibat pemberian suatu obat,” tuturnya.

Lebih lanjut, dijelaskannya, salah satu obat herbal yang sudah melalui uji klinik tiga kali adalah Nutrafor CHOL, suplemen herbal yang diproduksi oleh PT Novell Pharmaceutical Laboratories.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved