Liga 2 2021

VIRAL Soal Prediksi Jitu 'Kertas Sakti' di Liga 2 2021, Seto Nurdiyantoro Tak Ingin Berburuk Sangka

Prediksi "kertas sakti" tersebut ternyata jitu. Sebab, prediksi tiga tim yang tertulis dalam selembar kertas tersebut nyatanya terbukti tepat.

Kolase TribunSolo.com dan Twitter
Seto Nurdiantoro tanggapi viral kertas berisi prediksi tim yang lolos Liga 1. 

TRIBUNJOGJA.COM - Jauh sebelum laga semifinal Liga 2 2021 digelar, di media sosial ramai diperbincangkan 'kertas sakti' yang menunjukkan daftar tiga tim yang bakal promosi ke kompetisi kasta tertinggi.

Dilansir Tribun Jogja dari laman Tribun Solo, prediksi 'kertas sakti' tersebut ternyata jitu.

Sebab, prediksi tiga tim yang tertulis dalam selembar kertas tersebut nyatanya terbukti tepat.

Tiga tim tersebut adalah Persis Solo, Dewa United, serta RANS Cilegon FC.

Lebih jauh, dalam foto tersebut juga tertulis siapa saja yang akan berlaga semifinal hingga akhir kompetisi Liga 2 2021, bahkan sampai siapa juara kompetisi.

Baca juga: PSIM Yogyakarta Gagal Lolos ke Liga 1, Ucapan Maaf Seto Nurdiyantoro dan Nasibnya di Laskar Mataram

Baca juga: Habis Kontrak di PSIM Yogyakarta, Seto Nurdiyantoro dan Imam Arief Buka Peluang ke Klub Lain

Tertulis, bahwa RANS Cilegon akan berjumpa dengan PSIM, sementara Persis akan berduel dengan Dewa United di babak semifinal.

Prediksi yang tertulis dalam selembar kertas tersebut terbukti tepat.

Persis Solo tampil sebagai juara, RANS Cilegon FC sebagai runner up, sementara Dewa United lolos sebagai tim ketiga.

Praktis, PSIM Yogyakarta yang takluk dari Dewa United pada perebutan tempat ketiga, Kamis (30/12/2021) malam, menjadi satu-satunya tim yang tidak naik kasta, tepat sebagaimana prediksi "kertas sakti".

Dari pojok kanan bawah foto tersebut, terpampang tanggal tulisan-tulisan tersebut dibuat, yakni di Solo, 16 Desember 2021.

Padahal, laga semifinal Liga 2 2021 saja baru digelar 27 Desember 2021.

Juru taktik PSIM Yogyakarta, Seto Nurdiyantoro, mengaku sempat melihat foto tersebut di media sosial beberapa waktu yang lalu, tetapi ia memilih tidak berburuk sangka.

Pelatih PSIM Yogyakarta, Seto Nurdiyantoro.
Pelatih PSIM Yogyakarta, Seto Nurdiyantoro. (Dok PSIM)

"Saya sempat melihat itu tetapi saya tidak memikirkan itu tapi itu menjadi alarm tersendiri bagi saya," terang Seto.

"Tetapi apa pun itu saya melihat sisi positifnya dan itu ternyata direstui Tuhan."

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved