Breaking News:

Berita Klaten Hari Ini

Sebanyak 5.955 UKM di Klaten Menerima Bantuan Stimulus Terdampak Covid-19

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten menyalurkan bantuan stimulus kepada 5.955 Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang tersebar di 26 kecamatan

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Almurfi Syofyan
Bupati Klaten Sri Mulyani (dua kiri) saat menyerahkan bantuan stimulus UKM bagi perwakilan pedagang di Disdagkop UKM Klaten, Rabu (29/12/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten menyalurkan bantuan stimulus kepada 5.955 Usaha Kecil Menengah (UKM) yang tersebar di 26 kecamatan di daerah itu

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Klaten Sri Mulyani di Ruang Rapat Dewi Ratih Dinas Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DisdagkopUKM) Klaten, Rabu (29/12/2021).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdagkop dan UKM Klaten, Supriyanta menyampaikan, tujuan diberikannya bantuan stimulus, untuk menambah modal usaha bagi UKM ditengah krisis akibat pandemi Covid-19.

Baca juga: Polres Gunungkidul Tunggu Hasil Lab Temuan di Lapas Perempuan Kelas II B Yogyakarta

Adapun kriteria, calon penerima manfaat merupakan pelaku usaha mikro yang belum pernah menerima bantuan pemulihan ekonomi, baik dari APBN, APBD Provinsi, maupun APBD Kabupaten Klaten Tahun 2021.

"Total bantuan yang disalurkan sebesar Rp 2.977.500.000, berasal dari Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD Kabupaten Klaten Tahun 2021. Setiap UKM nantinya akan menerima stimulus senilai Rp 500 ribu, melalui virtual account (rekening tidak nyata) Bank Jateng," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Klaten Sri Mulyani menyampaikan, bantuan ini merupakan wujud kehadiran pemerintah di tengah kesulitan masyarakat, terutama pelaku usaha mikro terdampak Covid-19.

"Harapan kami, bantuan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya, untuk menambah modal atau alat usaha pelaku UKM," jelasnya.

Baca juga: PHRI DIY Melarang Hotel Adakan Pesta Kembang Api

Menurut Sri Mulyani, target sasaran penerima bantuan maksimal 20 pelaku usaha setiap desa, atau tergantung pada situasi dan kondisi desa bersangkutan.

Dia menambahkan, sesuai regulasi yang ada, masyarakat tidak diperkenankan menerima dobel bantuan, karena satu orang atau keluarga hanya berhak menerima satu program bantuan saja. 

"Kami (Pemkab Klaten), akan terus berupaya untuk hadir, memperhatikan, dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat kurang mampu dan terdampak Covid-19, baik dari segi pembangunan dan pemihakan terhadap UMKM maupun usaha lainnya," tandasnya. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved