Liga 2 2021

PSIM Yogyakarta Dihantam Badai Cedera Jelang Laga Perebutan Posisi Ketiga Lawan Dewa United

Pelatih PSIM Yogyakarta, Seto Nurdiyantoro, menyebut empat pemainnya dimungkinkan tak bisa memperkuat tim saat melawan Dewa United

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Dok PT LIB
Selebrasi pemain PSIM Yogyakarta usai mencetak gol ke gawang Dewa United pada pertandingan Grup Y babak 8 besar Liga 2 2021 lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - PSIM Yogyakarta dalam kondisi yang tidak ideal jelang perebutan posisi ketiga Liga 2 2021 melawan Dewa United, Kamis (30/12/2021).

Laga perebutan posisi ketiga Liga 2 2021 antara PSIM Yogyakarta vs Dewa United bakal digelar di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Kamis (20/12/2021) sore pukul 17.00 WIB. 

Pelatih PSIM Yogyakarta, Seto Nurdiyantoro, menyebut empat pemainnya dimungkinkan tak bisa memperkuat tim pada laga pamungkas Liga 2 musim 2021.

Selain itu, sejumlah pemain PSIM Yogyakarta juga dikabarkan tengah dalam kondisi yang kurang fit.

"Ini situasi sulit buat kami, ada empat pemain yang mengalami cedera, dan ada 10 pemain yang dalam keadaan demam atau kurang enak badan, seperti Imam, Syarif, Baasith, Arga, ya sekitar hampir 10 pemain. Ini buat kami sulit, tidak menguntungkan," kata Seto dalam jumpa pers virtual, Rabu (29/12/2021).

Baca juga: Masih Ada Peluang Promosi ke Liga 1, Wali Kota Yogya Berharap Penggawa PSIM Yigyakarta Tetap Optimis

Baca juga: PSIM Yogyakarta: Seto Terancam Tanpa 4 Pemain di Perebutan Tempat Ketiga Liga 2

Sejak pertandingan semifinal Liga 2 2021 melawan Rans Cilegon FC, kondisi tim berjuluk Laskar Mataram itu memang tidak dalam kondisi terbaiknya.

Empat pemain pilarnya yakni Sugeng Efendi, Hapidin, Yudha Alkanza dan Ilhamul Irhaz harus menepi karena mendapat cedera.

Ditambah lagi saat melakoni laga semifinal, bek kanan PSIM Yogyakarta, Beny Wahyudi, turut ditandu keluar lapangan dan kini diprediksi masuk ke dalam daftar  pemain yang dibekap cedera.

Pemain PSIM Yogyakarta Hapidin meluapkan selebrasi seusai gol lawan Dewa United.
Pemain PSIM Yogyakarta Hapidin meluapkan selebrasi seusai gol lawan Dewa United. (DOK.PSIM OFFICIAL)

Hal ini tentu menjadi kerugian bagi PSIM Yogyakarta dalam hal pemilihan pemain.

Namun Seto menyebut tetap akan memaksimalkan kesempatan yang ada untuk meraih hasil yang diinginkan.

"Peluang keempat pemain untuk tampil kemungkinan kecil, jika adapun besok bisa main itu sudah mukjizat, tapi apapun itu kita akan bicarakan dengan tim medis untuk mengupayakan dan memaksimal yang ada," ujarnya.

"Kondisi tim tidak sebaik yang kami inginkan, dengan sisa waktu yang ada medis bisa bekerja dengan baik, walaupun tidak semaksimal dengan kondisi yang prima, kita antisipasi semampunya," sambung Seto.

Pada pertandingan terakhir ini, PSIM Yogyakarta tentu diharapkan dapat memenangkan pertandingan.

Baca juga: PSIM Yogyakarta Hadapi Dewa United di Perebutan Tiket Promosi ke Liga 1 2022

Baca juga: Komentar Sultan Jogja: Ini Masalah Jam Terbang Saja, PSIM Masih Ada Asa

Pasalnya laga yang akan digelar esok hari merupakan kesempatan terakhir di musim 2021 untuk tim kebanggaan warga Yogyakarta mendapat tiket promosi ke kompetisi kasta tertinggi Tanah Air, setelah menunggu selama hampir 15 tahun.

Untuk itu pelatih asal Kalasan, Sleman ini tetap optimis di tengah badai cedera pemain, timnya bisa memaksimalkan kondisi yang ada dan tentu menyajikan pertandingan yang menarik.

"Untuk pecinta PSIM tetap dukung kami apapun yang terjadi dengan kondisi kami. Pasti kami akan berjuang dengan kondisi ini. Harapannya hasil terbaik untuk dua tim nanti sama-sama bisa legowo," tandasnya.

Pelatih PSIM Yogyakarta, Seto Nurdiyantoro
Pelatih PSIM Yogyakarta, Seto Nurdiyantoro (Dokumentasi PSIM Yogyakarta)

Senada dengan Seto, bek kiri PSIM Yogyakarta, Aditya Putra Dewa, mengatakan tetap siap bertanding dengan kondisi apapun.

"Kami siap untuk pertandingan besok, apapun yang terjadi saat ini dengan tim. Kita tahu di 8 besar sudah bertemu dengan Dewa Untied. Apapun itu kita akan bermain dengan maksimal," katanya.

"Mohon doa restu dari keluarga, terutama ibu kami, dan untuk suporter PSIM dan warga Yogyakarta. Semoga besok kami bisa menampilkan yang terbaik. Semoga besok jadi pertandingan yang menarik," tandas Dewa.(*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved