Breaking News:

Khawatir Penularan Omicron, PHRI DIY Tetapkab Target Okupansi Hotel Jadi 80 Persen

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY menurunkan target okupansi hotel saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Sebelumnya PHRI DIY

TRIBUNJOGJA.COM/ Yuwantoro Winduajie
Ketua PHRI DIY Deddy Pranowo 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM. YOGYA - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY menurunkan target okupansi hotel saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Sebelumnya PHRI DIY sempat menargetkan okupansi 90 persen selama libur Nataru, namun saat ini target menjadi 80 persen saja. 

Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono mengatakan kondisi Covid-19 menjadi pertimbangan.

Apalagi saat ini ada varian baru Omicron yang membuat wisatawan berpikir ulang untuk melakukan perjalanan.

Baca juga: Muhammadiyah Kembali Lebarkan Sayap, Sukses Dirikan Lembaga Pendidikan di Australia 

Pihaknya sempat optimis capaian okupansi hotel akan tinggi.

Hal itu karena pekan ketiga Desember tingkat hunian tinggi mencapai 90 persen.

Bahkan pihak hotel sampai menolak tamu.

"Kami hanya bisa berharap, mengingat masih ada kekhawatiran tentang varian baru Covid-19, target 80 persen saja cukup," katanya, Rabu (29/12/2021).

Ia menyebut saat ini reservasi hotel-hotel di DIY belum ada peningkatan yang signifikan.

Bahkan cenderung stagnan. Hingga saat ini reservasi hotel masih berkisar 60 persen. 

Baca juga: BBPOM DIY Temukan Banyak Produk Tanpa Izin Edar di Gunungkidul

"Reservasi saat ini stagnan, masih 60 persen,"sambungnya.

Namun selagi obyek wisata di DIY masih dibuka, khususnya pantai, maka kunjungan wisata masih akan tinggi.

Menurut dia, tingkat hunian hotel juga dipengaruhi oleh obyek wisata yang tersedia. 

"Tetapi juga tergantung aturan pemerintah nanti seperti apa," imbuhnya. (maw)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved