Breaking News:

Peran Penting Orangtua Beri Pengetahuan dan Pendampingan Anak yang Tumbuh Remaja

Perlu menjadi perhatian kita bahwa orang tua memiliki peran pada konsep perkembangan perilaku remaja sebagai pendamping

Peran Penting Orangtua Beri Pengetahuan dan Pendampingan Anak yang Tumbuh Remaja
Ist
Nurul Soimah. S.ST.,M.H, Prodi Kebidanan D3 Universitas Aisyiyah Yogyakarta

*Oleh, Nurul Soimah. S.ST.,M.H, Prodi Kebidanan D3 Universitas Aisyiyah Yogyakarta

KONDISI kesehatan dan tumbuh kembang masa remaja seringkali berhadapan dengan situasi dilematik yang berdampak pada kurangnya stabilitas emosi dan kejiwaan.

Masa ini merupakan masa dimana remaja banyak melakukan trial dan pembuktian diri dari pemenuhan kebutuhan dasar manusia, namun terkadang bisa lepas kontrol dengan ego yang dimiliki, disinilah peran pengetahuan dan pendampingan serta pengawasan orangtua diperlukan.

Sebagai contoh remaja merasa tertarik dengan lawan jenis, perasaan itupun bagaikan gayung bersambut ke pihak pasangan yang pada akhirnya terjadilah hubungan yang belum semestinya, situasi tersebut bisa terjadi salah satunya karena pengaruh kebiasaan remaja menonton video yang bisa saja didapatkan lewat tehnologi internet kapan saja dan dimana saja selama mereka ada kesempatan.

Peran orangtua

Menjadi orangtua tentu saja memiliki tanggung jawab yang cukup besar. Perlu menjadi perhatian kita bahwa orang tua memiliki peran pada konsep perkembangan perilaku remaja sebagai pendamping dan konselor, namun pada kenyataannya tidaklah semudah itu bisa dijalani, hal tersebut disebabkan karena banyaknya masalah yang mengintai disekitar kehidupan dan tumbuh kembang ramaja diantaranya yaitu masalah fisik, psikologis, serta gizi sebagai pendukung perkembangan.

Seperti yang kita ketahui bahwa remaja putri bisa mengalami anemia, kurang gizi karena pola diit yang tidak tepat, serta masalah gangguan menstruasi. Sedangkan pada remaja putra permasalah yang kita dapatkan adalah kenakalan seperti tawuran, mengkonsumsi minuman keras dan obat terlarang, melakukan sek bebas, semua bentuk kenakalan dan permasalahn tersebut kadang dilakukan hanya karena mencoba (trial), namun resikonya tidak pernah mereka pikirkan sebelumnya.

Berbicara masalah gangguan dan penyimpangan anak pada masa remaja seperti yang dipaparkan menurut Depkes RI 2018 bahwa pada masa remaja secara fisik tampak seperti orang dewasa, namun secara emisional psikologi belum matang, tentu saja kondisi ini masih memerlukan pembinaan, arahan, dan motivasi yang bersifat tidak menggurui, namun lebih kepada pendekatan seperti hubungan pertemanan dari gaya jalinan ikatan kasih sayang antara orang tua dan anak.

Meskipun begitu kita pada dasarnya harus tetap optimis karena remaja masih bisa dibina melalui peningkatan pengetahuan seputar masalah kesehatan reproduksinya melalui parenting antara orang tua dan anak remaja itu sendiri

Berikut adalaha cara pencegahan masalah kesehatan reproduksi remaja yang perlu diketahui oleh orang tua serta remaja melalui parenting diantaranya adalah:

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved