Breaking News:

Polres Magelang Gelar Patroli Gabungan Skala Besar di 17 Kecamatan untuk Amankan Nataru

Patroli skala besar dilakukan mulai  Jumat (24/12/2021) malam di 17 Kecamatan di Kabupaten Magelang.

dok.Polres Magelang
Pelaksanaan patroli gabungan skala besar dalam rangka pengamanan Nataru, pada Sabtu (25/12/2021) malam. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Polres Magelang menggandeng TNI, Dinas Perhubungan, Brimob dan Satpol PP menggelar patroli skala besar demi memastikan pelaksanaan ibadah Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), berjalan degan tertib, lancar dan aman

Patroli skala besar dilakukan mulai  Jumat (24/12/2021) malam di 17 Kecamatan di Kabupaten Magelang.


"Kami gabungan antara Polri, TNI, Brimob, Dinas Perhubungan dan Satpol PP menyambangi titik-titik rawan dan juga gereja-gereja yang sedang melakukan ibadah," kata Kabag Ops Polres Magelang, Kompol Maryadi, Minggu (26/12/2021).


Rute patroli skala besar dimulai dari Mapolres Magelang- Gereja Santo petrus Borobudur - gereja theresia Salam - gereja Pasturan Muntilan - gereja Santo Yusuf Mertoyudan - kembali Mapolres Magelang.


"Sebanyak 50 personil yang terlibat dalam patroli gabungan. Ini yang kami siapkan di Polres Magelang. Untuk personil yang lain sudah kami siagakan di pos pengamanan," lanjutnya.


Disampaikan Maryadi, jika pos pengamanan terdapat di perbatasan Tugu Ireng Salam, pos pengamanan ibadah gereja di Muntilan, pos pelayanan perbelanjaan di Artos Mall dan pos pelayanan pariwisata di Borobudur.


" Dari sore hingga malam kemarin, ada sebanyak 39 Gereja yang melakukan kegiatan ibadah. Hal tersebut perlu kita jaga betul keamanan, kenyamanan dan ketertibannya," ungkapnya.


Maryadi mengharapkan dalam pelaksanaan Natal dan Tahun Baru kali ini dapat berjalan dengan tertib dan aman sehingga tidak terdapat klaster Covid-19 dalam pelaksanaannya.


" Tempat ibadah, pusat perbelanjaan dan tempat pariwisata tetap menjalankan protokol kesehatan. Jangan diabaikan. Lebih baik kita mencegah terjadinya Covid-19. Ketika semuanya lancar harapannya perekonomian masyarakat dapat tumbuh kembali," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved