Breaking News:

Aktivitas Merapi Masih Fluktuatif, BPBD Klaten Gelar Simulasi Manajemen Barak Pengungsian

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten menggelar simulasi internal manajemen barak pengungsian Merapi di tiga selter

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUN JOGJA / ALMURFI SYOFYAN
Sejumlah personel BPBD Klaten saat mengikuti simulasi manajemen barak pengungsian Merapi di selter Menden, Kebonarum, Jumat (24/12/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Aktivitas Gunung Merapi di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah masih menunjukkan grafik naik turun sejak naik status dari waspada ke siaga pada 5 November 2020 lalu.

Melihat perkembangan Merapi yang masih aktif, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten menggelar simulasi internal manajemen barak pengungsian Merapi di tiga selter.

"Simulasi ini memang untuk internal karena ingin memantapkan manajemen barak pengungsian tetap solid dan selalu siap dalam kondisi apapun," ujar Kepala BPBD Klaten, Sri Winoto saat TribunJogja.com temui di kegiatan itu, Jumat (24/12/2021).

Menurut dia, simulasi itu diikuti oleh sebanyak 90 personel yang merupakan aparatur sipil negara (ASN), tenaga harian lepas (THL) hingga tim reaksi cepat (TRC) BPBD Klaten.

Kemudian, juga melibatkan semua pengelola tiga selter evakuasi Merapi yakni pengelola selter Desa Menden, Kecamatan Kebonarum, selter Desa Demak Ijo, Kecamatan Karangnongko dan selter Desa Kebondalem Lor, Kecamatan Prambanan.

Ia menuturkan, dengan diadakannya simulasi manajemen barak itu, para petugas dan pengelola selter jadi semakin tahu dengan tugas pokoknya saat melakukan evakuasi warga jika Merapi erupsi.

"Saat ini kondisi selter kita semuanya bagus dan terawat. Semuanya sudah dilengkapi bilik atau sekat. Memang ada beberapa yang masih perlu diperbaiki seperti plafon tapi itu tidak banyak," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Menden, Sriyanto Ali, menambahkan jika para pengelola selter evakuasi Merapi di desanya juga terus berbenah mempersiapkan dan menjaga aset selter.

"Dulu di sini tempat parkir tidak ada sekarang sudah kita siapkan. Kita selalu menjaga dan berbenah agar siap dalam kondisi apapun," ucapnya.

Menurut dia, selain itu, untuk akses jalan menuju selter Desa Menden juga sudah diperlebar karena dulu untuk kendaraan roda empat tidak bisa lewat secara bersamaan.

"Sekarang sudah bisa, dulu kalau berpapasan harus mengalah salah satu," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved