Breaking News:

Berita Klaten Hari Ini

Ratusan Anak Yatim Piatu di Klaten Terima Bantuan Senilai Rp 1,1 Miliar

Pemerintah Kabupaten Klaten menyerahkan bantuan bagi 912 anak yatim piatu yang orang tuanya meninggal dunia karena Covid-19.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Bupati Klaten Sri Mulyani menyerahkan bantuan kepada anak yatim dan piatu yang memerima bantuan di Pendapa Pemkab Klaten, Jumat (24/12/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pemerintah Kabupaten Klaten menyerahkan bantuan bagi 912 anak yatim piatu yang orang tuanya meninggal dunia karena Covid-19.

Ratusan anak tersebut masing-masingnya menerima bantuan dana senilai Rp 1.275.000.

Sehingga total dana yang digelontorkan untuk memberikan bantuan itu sebanyak Rp 1.162.800.000.

"Kami hari ini menyalurkan bantuan jaring pengaman sosial yang  ditinggal oleh ayah dan ibunya karena virus korona," ujar Bupati Klaten, Sri Mulyani di Pendapa Pemkab Klaten, Jumat (24/12/2021).

Baca juga: Peringati HUT Ke-76, Perwari Klaten Dorong Kaum Emak-emak Berperan Tanggulangi Covid-19

Menurutnya, ada tiga kriteria anak yang mendapatkan bantuan tersebut, pertama adalah anak yang berusia di bawah 18 tahun, kedua orang tuanya meninggal karena Covid-19 serta harus berdomisili di wilayah Klaten.

"Hari ini yang kita berikan ada 912 anak. Totalnya sekitar Rp 1,1 miliar. Ini sebagai bentuk hadirnya pemerintah dalam meringankan beban anak-anakku," ucap Mulyani.

Mulyani kemudian berpesan kepada ratusan anak penerima bantuan tersebut untuk tetap semangat menjalani hidup meski ditinggal oleh orang tua karena Covid-19.

"Anak-anakku semua tetap hebat, rajin dalam belajar taat pada agama dan jadi kebanggaan Klaten. Meski ditinggal orang tua tidak menghalangi untuk meraih cita-cita," papar Mulyani.

Baca juga: Pemkab Klaten Minta Warga Patuhi Prokes dan Tidak Panik dengan Varian Omicron

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB), M Nasir menambahkan jika pemberian bantuan tersebut hanya dilakukan sebanyak satu kali.

"Untuk sementara kita berikan dengan menggunakan APBD tahun anggaran 2021. Tahun depan akan kita agendakan lagi," ucapnya.

Sedangkan seorang orang tua penerima bantuan, Aan Subandrio mengaku sangat terbantu atas bantuan jaring pengaman sosial itu.

"Saya istri meninggal Maret karena Covid. Sempay di rawat 2 hari di rumah sakit. Anak ada 3 dan uanh ini saya gunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup," ucap dia. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved