Breaking News:

Kuatkan Kualitas Integrasi Layanan, Kota Magelang Segera Miliki Mal Pelayanan Publik 

Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas integrasi pelayananan publik di wilayahnya

Ist
Kuatkan Kualitas Integrasi Layanan, Kota Magelang Segera Miliki Mal Pelayanan Publik  

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas integrasi pelayananan publik di wilayahnya.

Hal itu diwujudkan dalam pendirian Mal Pelayanan Publik (MPP) yang direncanakan launching pada triwulan pertama 2022 mendatang,  bertempat  di Gedung Perpustakaan lantai 2, Jalan Kartini , Nomor 4, Kota Magelang.


Pendirian Mal Pelayanan Publik, merupakan tempat keberlanjutan setelah dilakukannya penandatanganan komitmen penyelenggaraan MPP antara Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB) dengan Pemerintah Kota Magelang  pada, Selasa (2/3/2021) di Hotel Fairmont, Jakarta Selatan.


MPP merupakan tempat berlangsungnya kegiatan atau aktivitas kegiatan penyelenggaraan pelayanan publik di dalam satu gedung untuk mendapatkan pelayanan administrasi yang merupakan perluasan fungsi pelayanan terpadu baik pusat maupun daerah seperti instansi vertikal, Kementerian dan Organisasi Perangkat Daerah.


Serta,  pelayanan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), maupun swasta dalam rangka menyediakan pelayanan yang cepat, mudah, terjangkau, aman dan nyaman.


Kepala DPMPTSP Kota Magelang, Muchamad Abdul Azis, mengatakan, sudah ada 27 instansi  yang berasal dari Instansi Vertikal, organisasi perangkat daerah (OPD), BUMN, BUMD dan Swasta menyatakan siap bergabung di MPP Kota Magelang.


"Jadi, nanti dari instansi yang bergabung akan terdapat sekitar 250 pelayanan. Ada yang dari kantor imigrasi,  bank, hingga kepolisian. Dengan begitu, akan memudahkan masyarakat untuk mengurus perizinan karena lebih efektif dan efisien," ujarnya saat ditemui dikantornya, pada Kamis (09/12/2021).


Ia menambahkan, saat ini MPP masih dalam tahap penyiapan sarana dan prasarana , berupa penyediaan fasilitas gedung yang memadai maupun sistem yang terintegrasi.


Nantinya fasilitas yang terdapat dalam MPP antara lain, layanan mandiri, layanan per tenant, layanan informasi, ruang pengaduan, ruang tunggu, play ground, ruang kesehatan, area baca, ruang laktasi, kantin, bahkan fasilitas untuk difabel.


"Untuk tahapan pengerjaan tinggal bagian interiornya saja. Karena,  tiap tenants akan disediakan meja, kursi, almari arsip, komputer dan TV layar, sebagai penanda logo instansi maupun untuk pemberitahuan nomor antrian. Kemudian, disediakan fasilitas untuk kemudahan difabel seperti lift sebagai penghubung ke lantai 2 serta tempat bermain untuk anak-anak. Semua didesain agar ramah untuk setiap kalangan," ucapnya.


Ia menjelaskan, MPP tidak hanya semata  menyuguhkan konsep pelayanan yang aman, nyaman, dan cepat.


Akan tetapi, mampu memberikan pelayanan yang profesional dan akuntabel. Melalui terwujudnya integrasi antar penyedia layanan bermuara pada penyederhanaan birokrasi pelayanan yang menimbulkan efisiensi waktu, biaya, serta kemudahan mendapatkan produk layanan.


"Diharapkan dengan adanya integrasi pelayanan melalui penyelenggaraan MPP dapat menciptakan iklim yang kondusif baik bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing dan kemudahan berusaha di Kota Magelang," urainya. (ndg)
 
 
 

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved