Breaking News:

Berita Kabupaten Magelang Hari Ini

Bupati Magelang Serahkan 54 Sertifikat Tanah Penataan KSPN Borobudur

Bupati Magelang menyerahkan sebanyak 54 sertifikat tanah kepada masyarakat yang terdampak dalam penataan KSPN Borobudur. 

istimewa
Penyerahan sertifikat oleh Bupati Magelang, dilaksanakan secara simbolis bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Magelang, Selasa (21/12/2021). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Bupati Magelang Zaenal Arifin menyerahkan sebanyak 54 sertifikat tanah kepada masyarakat yang terdampak dalam penataan kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) Borobudur. 

Penyerahan sertifikat tersebut dilaksanakan secara simbolis bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Magelang, Selasa (21/12/2021).

Bupati Magelang mengucapkan terimakasih kepada Kementerian PUPR, khususnya Dirjen Cipta Karya Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Tengah dan juga ATR-BPN Kabupaten Magelang, yang telah memfasilitasi dan menerbitkan sertifikat sekaligus pembayaran ganti ruginya, sehingga ada 54 sertifikat tanah yang hari ini akan diserahkan kepada pemiliknya.

Baca juga: Pemkab Magelang : Regulasi Pembangunan KSPN Borobudur Tak Boleh Tumpang Tindih

"Saya mengucapkan apresiasi sekaligus terima kasih kepada warga masyarakat Kabupaten Magelang yang terdampak dalam pembebasan lahan dalam rangka mendukung program penataan KSPN Borobudur sebagai satu kegiatan super prioritas. Selanjutnya saya berpesan, agar sertifikat tersebut disimpan dan dijaga dengan sebaik-baiknya sebagai sebuah bukti hukum atau legalitas atas kepemilikan tanah," katanya.

Ia  menjelaskan, Candi Borobudur merupakan satu kawasan landscap pariwisata yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Magelang, sebagai salah satu kawasan strategis pariwisata nasional yang hingga kini proses penataannya masih terus berjalan, bahkan sudah mulai terlihat perubahan fisik wajah kawasannya.

Seperti empat koridor utama penanda masuk ke kawasan wisata Candi Borobudur antara lain, ikon Gerbang Klangon dengan tema Samudraraksa, Gerbang Blondo sebagai pintu masuk dari arah Semarang, Gerbang Palbapang dari arah Yogyakarta, dan Gerbang Kembang Limus dari arah Purworejo.

"Hal itu dilakukan Pemerintah, bersama stakeholder terkait, termasuk di dalamnya masyarakat, yang telah mendukung secara nyata Program Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Borobudur di mana salah satunya berupa Pengadaan Tanah di Kawasan KSPN Borobudur ini," jelasnya.

Baca juga: Pemerintah Pusat Minta Pembangunan KSPN Borobudur Harus Miliki Ikon

Sementara, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Tengah Kementerian PUPR RI, Dwiyanto Singgih Raharjo menerangkan bahwa Borobudur sebagai World Heritage ditargetkan dapat mendatangkan 2 juta wisatawan baik wisatawan nusantara maupun mancanegara, sehingga dilakukan penataan kawasan wisata di sekitar Candi Borobudur.

Dalam upaya mendukung kegiatan Penataan KSPN Borobudur, Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa tengah telah selesai melakukan pengadaan lahan KSPN Borobudur melalui pembiayaan APBN Kementerian PUPR TA 2020-2021, total sebanyak 78 bidang sudah dibayarkan ganti rugi kepada pemilik tanah.

"Progres saat ini dalam tahap penerbitan sertifikat pelepasan sebagian hak atas tanah oleh BPN Kabupaten Magelang. Sebanyak 60 sertifikat tanah telah selesai, sedangkan sisanya masih berproses boleh BPN dan ditargetkan selesai seluruhnya pada akhir Desember 2021," terangnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved