Breaking News:

Ribuan Buruh Tani Tembakau dan Buruh Pabrik Rokok di Klaten Digelontor BLT Senilai Rp 6,2 Miliar

Sebanyak 2.250 buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 1,8 juta

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
Dok Prokopim Setda Klaten
Bupati Klaten Sri Mulyani saat menyerahkan BLT DBHCHT di Pendopo Setda Klaten 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Sebanyak 2.250 buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 1,8 juta per orang.

Bantuan langsung tunai itu berasal dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) Tahun 2021.

Nantinya, BLT akan diberikan selama 6 bulan, dengan nominal sebesar Rp 300 ribu per bulan melalui Bank Klaten.

Baca juga: Bupati Bantul Dorong Food Estate Nawungan Menjadi Lokasi Agrowisata

Kabag Perekonomian Setda Klaten, Cahyo Dwi Setyanta menjelaskan, pemberian BLT ini bertujuan untuk pendistribusian DBHCHT sebagai upaya menyejahterakan buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok di Klaten.

"Anggaran BLT sebesar Rp 6.2 miliar diberikan kepada 1.410 orang buruh tani tembakau berasal dari 11 Kecamatan, dan 840 orang buruh pabrik rokok," ucapnya, Senin (20/12/2021).

Kemudian, kata dia, terkait sebaran BLT untuk buruh tani tembakau di 11 kecamatan itu, meliputi Kecamatan Manisrenggo 590 orang, Prambanan 174 orang.

Kemudian, Kemalang 189 orang, Jogonalan 20 orang, Kebonarum 30 orang, Kalikotes 16 orang, Gantiwarno 69 orang, Ceper 85 orang, Pedan 59 orang, Trucuk 173 orang, dan Bayat 5 orang.

Sementara itu, Bupati Klaten Sri Mulyani menyampaikan, sebagai salah satu daerah penghasil tembakau, Kabupaten Klaten menerima DBHCHT untuk berbagai keperluan pembangunan.

"Selama ini Pemkab Klaten telah berupaya untuk merealisasikan kegiatan berbasis DBHCHT, salah satunya melalui pembagian BLT untuk buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok," katanya.

Baca juga: Kuota Wisatawan 75 Persen, Dispar Gunungkidul Terapkan Screening Berlapis

Hal ini, kata dia, sesuai dengan amanat Pasal 5 ayat 3 huruf a Peraturan Menteri Keuangan Nomor 206/PMK.07/2020 tentang Penggunaan Pemantauan dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau.

“Selamat kepada bapak ibu penerima BLT, (dan) manfaatkan sebaik-baiknya. (BLT) ini sebagai salah satu bentuk kehadiran pemerintah di tengah kesulitan ekonomi akibat pandemi corona," pungkasnya. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved